Home / Sri Mulyani menyayangkan maraknya isu PPN sembako di tengah pemulihan ekonomi

Sri Mulyani menyayangkan maraknya isu PPN sembako di tengah pemulihan ekonomi

Warta.top – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pemerintah saat ini masih fokus pada pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, ia sangat menyayangkan adanya kegaduhan di masyarakat terkait masalah kebutuhan pokok yang akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Diledakkan seolah-olah tidak memperhatikan situasi saat ini. Kami benar-benar menggunakan instrumen APBN karena tujuan kami adalah pemulihan ekonomi dari sisi permintaan dan sisi penawaran,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR. DPR RI dikutip dari Antara in Jakarta, Kamis (10/6).

Sri Mulyani menjelaskan, RUU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru saja dikirim ke DPR RI namun belum dibahas, sehingga sangat disayangkan terjadi keributan terkait masalah pengenaan PPN untuk kebutuhan pokok.

Apalagi, menurut Sri Mulyani, draf RUU KUP yang bocor dan tersebar ke publik dengan aspek yang terpotong dan tidak lengkap, menyebabkan kondisi menjadi canggung. “Situasinya jadi agak canggung karena ternyata nanti dokumennya keluar karena sudah dikirim ke DPR juga. Yang keluar sedikit-sedikit,” katanya.

Namun, dia mengatakan pemerintah masih belum bisa menjelaskan secara detail soal ini karena dari sisi etika politik belum ada pembicaraan dengan DPR RI. “Dari segi etika politik, belum bisa kami jelaskan sebelum dibahas. Karena ini dokumen publik yang kami serahkan ke DPR melalui surat Presiden,” katanya.

Ia menjelaskan RUU KUP dibacakan terlebih dahulu dalam rapat paripurna yang kemudian akan dibahas dengan Komisi XI DPR RI mengenai segala aspeknya mulai dari waktu hingga target pengenaan pajak.

“Semuanya akan kami hadirkan dan akan kami tampilkan secara lengkap per sektor, oleh para pelaku ekonomi, mengapa kami turunkan pasalnya, latar belakangnya seperti apa. Itu semua ingin kami bicarakan nanti secara lengkap dengan Komisi XI,” jelasnya. .

Masih Memetakan Dampak Pandemi

Sri Mulyani juga memastikan saat ini pemerintah masih melakukan pemetaan dampak pandemi Covid-19 terhadap masyarakat, termasuk pengusaha UMKM.

“Hingga hari ini, kita juga diminta memikirkan UMKM yang pertumbuhannya lebih lambat. Jadi fokus kita memulihkan ekonomi,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan kesepakatan pemerintah untuk memulihkan anggaran negara dengan tetap menjaga momentum pemulihan sejalan dengan pembangunan fondasi ekonomi dan perpajakan agar tetap kokoh ke depan.

“Tentu saya juga minta maaf karena pasti semua dari Komisi XI sebagai mitra kami kenapa ada kebijakan seolah-olah sudah naik padahal belum,” ujarnya.

[idr]

.


Source link

Check Also

League 1: PSIS Incar Diogo Campos Lengkapi Kuota Pemain Asing

Warta.top – Bola.com, Semarang – Pemain asing PSIS Semarang segera bergegas mengejar rekan-rekannya yang telah …

Leave a Reply