Home / Piala Menpora: Membuktikan Dejan Antonic di Tengah Hujan Kritis untuk PSS Luxury Squad

Piala Menpora: Membuktikan Dejan Antonic di Tengah Hujan Kritis untuk PSS Luxury Squad

Warta.top – Bola.com, Bandung – PSS Sleman Dengan susah payah, mereka berhasil menembus babak delapan besar atau perempat final Piala Menpora 2021. Tim berjuluk Elang Jawa itu menyelesaikan babak penyisihan dengan status juara grup C.

PSS bertengger di posisi pertama dengan tujuh angka, menyamai skor Persebaya Surabaya. PSS lebih unggul head to head. Di babak perempat final nanti, mereka akan bertemu pemenang kedua grup D, Bali United.

Selama fase grup, PSS menang dua kali, imbang satu kali dan kalah sekali. Ada sejumlah catatan yang mewarnai perjalanan PSS di fase grup.

Namun, kiprah PSS tak lepas dari gol Dejan Antonic. Pelatih asal Serbia yang menjadi sorotan suporter PSS, karena dinilai tidak kurang garang menjalani permainan.

Tekanan besar ada di pundaknya, terutama saat PSS sedang dalam keadaan terjepit sebelum memastikan lolos ke delapan besar.

PSS kalah 1-2 dari Madura United di laga pertama, kemudian hanya berhasil bermain imbang tanpa gol dengan Persela Lamongan. Kemudian menang tipis 1-0 atas Persik Kediri dan lawan hanya bermain dengan 10 orang. PSS menang lewat hadiah penalti melawan pemain muda Persebaya di laga terakhir.

Rentetan hasil yang kurang optimal membuat suporter PSS kesal dan menyalahkan Dejan. Mantan pelatih Madura United itu dinilai gagal memaksimalkan potensi tim dengan lineup pemain yang cukup mewah.

Banyak pemain baru dengan nama besar didatangkan PSS musim ini, mulai dari Irfan Jaya, Kim Jeffrey Kurniawan, Miswar Saputra, dan Fabiano Beltrame. Atau dua legiun asing Nicolas Velez dan Mario Maslac, sampai Aaron Evans kembali.

Ditambah mayoritas pemain pilar dari skuad lama yang masih bertahan seperti Ega Rizky, Bagus Nirwanto, Irkham Mila, hingga Irfan Bachdim. Wajar jika penggemarnya setia PSS Sleman berharap lebih.

Tanggapi dengan santai

Skuat PSS Sleman usai bermain imbang 0-0 melawan Persela Lamongan pada laga Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (28/3/2021). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bahkan, belakangan ini, hashtag Dejan Out tengah marak di kancah media sosial.

Ada banyak pendukung PSS Sleman Yang menginginkan Dejan mundur dan digantikan pelatih lain, salah satunya Seto Nurdiyantoro. Namun keinginan suporter itu jelas mustahil, karena Seto sudah terikat dengan klub tetangga, PSIM Yogyakarta.

Piala Menpora juga menjadi kesempatan bagi para pemain dan Dejan Antonic untuk menuntaskan persiapan tim.

Sejak awal, manajemen klub memang membutuhkan waktu bagi skuadnya untuk mempersiapkan diri pasca transisi akibat absen selama setahun akibat pandemi COVID-19. Dejan pun baru saja kembali memimpin PSS jelang kick-off Piala Menpora.

Perlahan, tekanan demi tekanan bisa dilewati. Dejan mampu membawa PSS lolos ke fase knockout. Hal berikutnya yang perlu dikalahkan Dejan Antonic adalah kewajiban menyingkirkan Bali United sebagai tim besar, mapan, dan favorit.

Laga melawan Bali United akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (12/4/2021). Dia harus memanfaatkan waktu pemulihan. Yang utama adalah segera mencampur kimia di pasukannya.

“Betulkah pemulihan kita kurang, harus bisa memanfaatkan waktu, istirahat yang cukup. Bali United adalah tim besar, pemain bagus. “Sebentar kita santai dulu, baru pikirkan Bali United,” kata Dejan Antonic usai pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Rabu (7/4/2021) malam.

“Saya hanya ingin fokus ke depan secara bertahap. Karena masih jauh dari kondisi yang kami inginkan. Semoga hasilnya terus positif di setiap pertandingan,” kata Dejan.

Dukungan pemain

Piala Menpora: Bukti Dejan Antonic di tengah kritik untuk skuad mewah PSS
PSS Sleman harus puas bermain imbang 0-0 dengan Persela Lamongan – Nico Velez

Keyakinan Dejan Antonic akan semakin meningkat. Hal ini tidak lepas dari dukungan semua pemain yang sangat menginginkan waktu untuk berproses.

Demikian diungkapkan gelandang Wahyu Sukarta. Ia menilai sejauh ini perkembangan tim cukup bagus, asalkan dibina oleh Dejan Antonic. Ia menegaskan, adaptasi diperlukan, mengingat waktu persiapan yang cukup ketat.

“Apalagi dengan materi pemain baru, bukan materi lama. Kami juga sangat perlu menyesuaikan satu pemain dengan pemain lainnya,” kata Wahyu Sukarta.

“Kami berharap semua pemain juga harus menjaga tren positif saat ini. Ikuti selalu instruksi dari pelatih Dejan di lapangan,” ujar pemain lainnya, Samsul Arifin.

Video

.


Source link

Check Also

Persaingan Perebutan Gelar Top Scorer Piala Menpora 2021: Bisakah Assanur Rijal Diganti?

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Piala Menpora 2021 hampir selesai. Empat tim sudah memastikan diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *