Home / Perusahaan sektor jasa keuangan non bank wajib memiliki data center di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Perusahaan sektor jasa keuangan non bank wajib memiliki data center di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Warta.top – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan di sektor keuangan non bank memiliki pusat data dan pusat pemulihan data di Indonesia. Penyelenggaraan pusat data dapat dilakukan oleh perusahaan pengguna teknologi informasi atau dibuat oleh penyedia layanan teknologi informasi.

Ketentuan tersebut tertuang dalam POJK No.4 Tahun 2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank. Namun kepemilikan data center dan backup record (back-up) memiliki standar berbeda yang disesuaikan dengan total aset perusahaan.

“Pelaku usaha bermacam-macam, dan total asetnya berbeda-beda. Sehingga keunikan POJK ini berusaha mengakomodir aturan ini agar terus digunakan,” ujar Kepala Dinas IKNB 1A OJK Dewi Astuti dalam sebuah Media. Pengarahan, Jakarta, Rabu (7/4).

Dewi menjelaskan untuk perusahaan dengan total aset hingga Rp. 500 miliar, OJK hanya membutuhkan pencadangan data kegiatan yang diolah menggunakan teknologi informasi. Proses ini harus dilakukan secara rutin. Meski begitu, OJK tetap memiliki kewenangan memerintahkan pelaku usaha untuk memiliki data center dan recovery center data center.

Untuk perusahaan dengan total aset Rp. 500 milyar sampai dengan Rp. 1 triliun, OJK mewajibkan perusahaan-perusahaan tersebut memiliki pusat data dan melakukan backup data secara berkala. “Perusahaan dengan aset Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun harus punya data center. Tapi tidak wajib punya data recovery center,” ucapnya.

Sedangkan untuk perusahaan dengan total aset lebih dari Rp1 triliun, perseroan diwajibkan memiliki data center dan data recovery center. Aturan ini juga berlaku bagi perusahaan jasa keuangan non bank yang mayoritas beroperasi dengan menggunakan teknologi informasi.

Terkait penempatan data center dan data recovery center, OJK meminta lokasi tetap berada di Indonesia. Hanya saja data center dan data recovery center harus berada di dua lokasi yang mendapat aliran listrik dari gardu induk yang berbeda.

“Sistem elektronik di Indonesia wajib diterapkan. Sistem data center elektronik juga harus berbeda dengan data recovery center. Kalau di satu tempat bisa juga terpengaruh jika ada hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. kata.

Kepemilikan data center ini boleh ditempatkan di luar negeri, namun harus mendapat izin dari OJK. Regulator juga memiliki sejumlah persyaratan jika data center dan data recovery center berada di luar Indonesia.

Setidaknya ada 6 kriteria perusahaan yang boleh memiliki data center di luar Indonesia. Antara lain, pertama mendukung analisis terintegrasi agar sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh otoritas negara asal LKNB yang bersifat global, termasuk lintas negara.

Kedua, untuk manajemen risiko terintegrasi dengan perusahaan induk, entitas induk, dan / atau entitas lain yang memiliki kegiatan usaha serupa dalam satu kelompok LKNB di luar wilayah Indonesia. Ketiga, untuk manajemen internal.

Keempat, dalam rangka penerapan APU-PPT secara terintegrasi dengan perusahaan induk, entitas induk, dan / atau entitas lain yang memiliki kegiatan usaha serupa dalam satu kelompok LKNB di luar wilayah Indonesia. Kelima, untuk dapat melayani konsumen secara global yang membutuhkan integrasi dengan sistem elektronik milik kelompok LKNB di luar wilayah Indonesia.

Terakhir, untuk pengelolaan komunikasi dengan perusahaan induk, entitas induk, dan / atau entitas lain yang memiliki kegiatan usaha serupa dalam satu kelompok LKNB. [azz]

Baca juga:
OJK: Regulasi Digitalisasi IKNB Akan Tingkatkan Perlindungan Konsumen
Pasalnya, OJK mewajibkan IKNB dengan aset di atas Rp1 triliun memiliki komite TI
Deretan 10 Bank dengan Pertumbuhan Laba Bersih Tertinggi Sepanjang 2020
Dukung Digitalisasi Keuangan, OJK Dorong Pembentukan Startup
OJK Tetapkan 4 Pilar Perkembangan Perbankan Hingga 2025

.


Source link

Check Also

Persaingan Perebutan Gelar Top Scorer Piala Menpora 2021: Bisakah Assanur Rijal Diganti?

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Piala Menpora 2021 hampir selesai. Empat tim sudah memastikan diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *