Home / Pertamina Gunakan Teknologi SmartMT untuk Tingkatkan Keamanan Distribusi BBM

Pertamina Gunakan Teknologi SmartMT untuk Tingkatkan Keamanan Distribusi BBM

Warta.top – PT Pertamina Patra Niaga terus berinovasi dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan, dalam pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan mobil tangki yaitu dengan menggunakan Moda Transportasi Pintar (SmartMT).

Director of Human Resources and Business Support Sub Holding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga Isabella Hutahaean mengatakan, inovasi ini tercipta tidak lepas dari kasus kecelakaan lalu lintas mobil tangki akibat kelelahan saat berkendara, kegagalan sistem pengereman, tekanan ban, jarak berkendara yang aman. , perawatan mobil tangki, performa mobil tangki yang handal (overheating drum), peningkatan keamanan produk bahan bakar, optimalisasi konsumsi bahan bakar, rendahnya tingkat kepuasan dan keluhan pelanggan, dan dampak finansial dari kecelakaan lalu lintas.

“Manusia memang penuh dengan kelemahan. Tapi kita lihat untuk membuatnya lebih sempurna adalah dengan teknologi,” kata Isabella, di Jakarta, Jumat (11/6).

Menurut Isabella, SmartMT merupakan inovasi digitalisasi moda transportasi darat khususnya mobil tangki untuk meningkatkan standar keselamatan dan keamanan (Safety and Security Fleet Management). Inovasi ini dirintis dan diuji sejak 2018. Awalnya dengan tiga fitur yakni sensor drum, perekam data elektronik, induksi suara keselamatan, yang diujicobakan di Terminal BBM Jakarta Group.

“SmartMT saat ini terintegrasi dengan sistem yang ada (TAS-NewIFMS/SIOD, ODI, GPS Fleetsight, CCTV kabin mobil tangki) dan ke depan juga akan terintegrasi dengan digitalisasi SPBU, serta pendukung terkait lainnya di lingkungan Pertamina untuk meningkatkan implementasi HSSE (Health, Safety, Security and Environment) dan efisiensi biaya operasional untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,” kata Isabella.

Isabella menyebut SmartMT sebagai terobosan luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, Pertamina Patra Niaga kesulitan memantau kondisi sistem pengereman mobil tangki yang beroperasi. Potensi kecelakaan masih cukup besar. Digitalisasi mobil tangki adalah kuncinya.

SmartMT terbaru untuk mobil tangki memiliki 15 fitur, antara lain mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, memantau kondisi pengemudi (kelelahan), memantau kehilangan produk yang diangkut, melacak posisi, pengemudi sesuai dengan mobil tangki yang dikendarai, dan lain-lain. .

“Ini bisa jadi jawabannya. Selama ini sering terjadi kecelakaan. Yang namanya manusia, pengemudi bisa lelah lalu ada kecelakaan. Tapi dengan SmartMT bisa dideteksi bahkan ke depan bisa diupgrade lagi untuk memeriksa detak jantung,” kata Isabella.

SmartMT. Pengembangan teknologi

Perkembangan teknologi SmartMT menggunakan sensor sebagai sensor kondisi mobil tangki yang akan diproses secara terpusat oleh mikrokontroler. Data yang telah diolah akan diubah menjadi informasi yang mudah dipahami oleh kru mobil tangki, sehingga jika terjadi anomali pada mobil tangki dapat segera ditangani.

Sistem akan secara otomatis memeriksa sendiri (self checking) dari sistem konsumsi bahan bakar, sistem pengereman, sistem kelistrikan. Semua parameter tersebut dibuat secara online yang terintegrasi ke dalam data center Pertamina Patra Niaga melalui perangkat Internet of Thing (IoT) sebagai Early Warning System (EWS).

“Ini bisa mengurangi kecelakaan. Selain meningkatkan efisiensi, biaya juga berkurang. Yang tidak kalah pentingnya adalah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), bahan rumah tangga, alat kerja rumah tangga, pekerja rumah tangga,” kata Isabella.

Selama enam bulan ke depan, evaluasi program SmartMT akan dilakukan. Awalnya, ada 220 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang akan menggunakan SmartMT. Saat ini, beberapa fitur SmartMT telah mendapatkan sertifikat paten, namun Isabella mengingatkan bahwa inovasi lain di SmartMT juga harus dipatenkan.

“Manajemen sangat bangga. Ini bukan hanya untuk Pertamina Group, tetapi juga untuk bangsa. Dengan SmartMT ini, banyak hal yang bisa dilakukan seperti mengurangi kecelakaan, efisiensi, mencegah kecurangan, TKDN. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang Utamakan HSSE. Ke depan ini bisa dikomersialkan, bisa kita jual ke perusahaan-perusahaan di Asia. Sekarang masih digarap secara internal,” ujarnya.

Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memuji SmartMT sebagai inovasi berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga. Inovasi ini meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan transportasi transportasi distribusi BBM (Safety and Security Fleet Management). Ada sepuluh unit mobil tangki SmartMT yang menjadi pilot project di Terminal BBM Ujung Berung.

“Awalnya kami selidiki truk Pertamina yang terbakar. Berawal dari ban yang terbakar lalu kami periksa, ternyata akibat tromol locking dan pengereman terus menerus, ban tersebut mengalami pirolisis hingga terjadi kebakaran, serta tangki dan muatan BBM yang dibawa dibakar. mereka kembangkan ini (SmartMT). Jadi ini inisiatif dan kepedulian petugas Pertamina Patra Niaga,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Wartawan: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

[azz]

.


Source link

Check Also

League 1: PSIS Incar Diogo Campos Lengkapi Kuota Pemain Asing

Warta.top – Bola.com, Semarang – Pemain asing PSIS Semarang segera bergegas mengejar rekan-rekannya yang telah …

Leave a Reply