Home / Kerugian Akibat Investasi Bodong Mencapai Rp5,9 Triliun pada 2020

Kerugian Akibat Investasi Bodong Mencapai Rp5,9 Triliun pada 2020

Warta.top – Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat kerugian akibat investasi ilegal sepanjang 2020 mencapai Rp5,9 triliun. Kerugian ini disebabkan oleh penipuan oleh berbagai perusahaan.

“Dulu kita tertipu, sangat sulit uangnya kembali. Kadang orang begitu gampang, bahkan yang terpelajar pun kadang jadi korban diam karena malu,” kata Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sardjito. dalam webinar Infobank pada Selasa (13/4).

Kerugian masyarakat dalam satu tahun terakhir antara lain datang dari PT Kam dan Kam (MeMiles), menimbulkan kerugian Rp 75 miliar dengan korban 264 ribu jiwa, dan kerugian PT Indosterling Optima Investa (IOI) Rp 1,99 triliun dengan sekitar 1.800. korban. CV Tri Manunggal Jaya mengalami kerugian sebesar Rp. 2,6 miliar dengan korban sekitar 2 ribu.

Kemudian ada juga Grup Kampoeng Kurma yang menewaskan lebih dari 2.000 orang, PT Hanson International Tbk 30 orang, 755 orang dari Koperasi Hanson Mitra Mandiri, dan 130 CV Hoki Abadi Jaya Cianjur.

SWI mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal di Indonesia dalam satu dekade terakhir sebesar Rp 114,9 triliun. Total kerugian pada tahun 2020 meningkat dari Rp 2019 sebesar Rp4 triliun. “Masa ada return, atau imbal hasil atau pendapatan yang begitu besar. Kalau kita setor berapa beli, reksa dana berapa? Tapi pemasarannya selalu menawan (investasi ilegal),” kata Sardjito.

Reporter: Andina Librianty

Sumber: Liputan6.com [azz]

.


Source link

Check Also

League 1: PSIS Incar Diogo Campos Lengkapi Kuota Pemain Asing

Warta.top – Bola.com, Semarang – Pemain asing PSIS Semarang segera bergegas mengejar rekan-rekannya yang telah …