Home / Cara BRI Mendorong Pemulihan Ekonomi dari Segmen UMKM

Cara BRI Mendorong Pemulihan Ekonomi dari Segmen UMKM

Warta.top – Bank BRI terus berupaya untuk terus mendukung penyaluran stimuli dan vaksinasi yang akan dilakukan pada tahun ini. Dukungan yang diberikan berupa penyaluran kredit, edukasi, penyusunan survey indeks bisnis UMKM melalui BRI Micro & SME Index (BMSI), dan karya luar biasa lainnya.

Dalam Program Dialog Khusus Indonesia Talk yang diselenggarakan secara online oleh Media Group (1/4), Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan kinerja luar biasa harus dilakukan oleh semua pihak agar Indonesia dapat dengan cepat keluar dari krisis akibat pandemi. . Tanpa kerja yang luar biasa dan optimisme yang tinggi, krisis tidak akan berlalu dari negeri ini.

“Menurut saya, kita tetap harus optimis dan semangat untuk keluar dari krisis ini. Kuncinya, karena sumber daya kita terbatas dan waktu tidak lama, kita harus fokus pada bidang-bidang yang sudah sedikit tersentuh tetapi bisa berdampak besar. Misalnya kalau mau bicara segmen lagi-lagi segmennya adalah UMKM. Kalau bicara sektor, sektor itu yang terkait dengan kebutuhan dasar yaitu pangan, obat-obatan, kesehatan, dan itu akan mendorong ekonomi ini pulih, “kata Sunarso.

Dalam dialog tersebut, Sunarso kembali menegaskan bahwa pemilihan sektor prioritas merupakan kunci utama pemulihan ekonomi. Dengan prioritas, fokus pada pemulihan dapat diciptakan dan keterbatasan sumber daya yang dimiliki pemerintah dapat lebih dimanfaatkan secara optimal untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Sektor prioritas yang harus dipilih adalah segmen usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB, menyerap banyak tenaga kerja, dan memiliki tenaga kerja berupah rendah. Salah satu segmen yang termasuk dalam skala prioritas pemulihan ekonomi adalah UMKM.

Dilihat dari jenis industrinya, prioritas pemulihan harus terlebih dahulu dilakukan pada pelaku usaha di bidang industri pengolahan, pertanian, kehutanan, perdagangan, perikanan dan konstruksi. Sektor-sektor bisnis ini telah memberikan kontribusi yang besar terhadap PDB serta daya serap tenaga kerja yang tinggi.

“Ini yang pertama harus menjadi prioritas kita, sektor industri yang dibanjiri kredit dan didorong untuk menumbuhkan kredit dan pada akhirnya menumbuhkan perekonomian. Salah satu hal yang dapat menumbuhkan perekonomian adalah pertumbuhan kredit. Untuk menumbuhkan kredit, berbagai cara dilakukan, termasuk diantaranya menurunkan suku bunga. Ternyata menurunkan suku bunga saja tidak cukup untuk mendongkrak pertumbuhan kredit. Ternyata yang elastis (faktor) untuk mendorong pertumbuhan kredit adalah permintaan / konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat. Lalu mari kita sama-sama menurunkan suku bunga, Tapi dorong daya beli masyarakat, dorong konsumsi rumah tangga itu penting, ”imbuhnya.

Sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar di segmen UMKM, BRI yakin kondisi usaha mikro dan kecil akan bangkit kembali pada tahun ini. Oleh karena itu, BRI mengajak semua pihak untuk membantu dan mendidik UMKM agar memiliki posisi yang lebih setara dan menjadi mitra kuat lembaga perbankan.

Dengan pendidikan yang layak diyakini para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitasnya dan dalam jangka panjang dapat ditawari pembiayaan dengan biaya rendah. Sunarso menambahkan, selama ini suku bunga pembiayaan bagi UMKM cenderung tinggi karena segmen ini dinilai memiliki risiko yang besar.

Faktor kedua, penanganannya ternyata mahal karena biayanya sendiri. Tapi ketika mereka (UMKM) dididik membentuk klaster, badan hukum, baik koperasi, BP, dll, cara menyentuhnya akan lebih murah, ” dia berkata. . [hrs]

.


Source link

Check Also

Persaingan Perebutan Gelar Top Scorer Piala Menpora 2021: Bisakah Assanur Rijal Diganti?

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Piala Menpora 2021 hampir selesai. Empat tim sudah memastikan diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *