Home / 2 Pemain Brasil Gagal, Kuncoro Mengira Pertandingan Arthur Cunha dan Ciro Alves di Arema

2 Pemain Brasil Gagal, Kuncoro Mengira Pertandingan Arthur Cunha dan Ciro Alves di Arema

Warta.top – Bola.com, Miskin Setelah mengusir dua pemain Brasil, Caio Ruan dan Bruno Smith, Arema FC dikaitkan dengan dua pemain asing baru. Mereka juga berasal dari negara Samba, yakni Arthur Cunha (eks pemain Arema) dan Ciro Alves (Persikabo 1973).

Untuk Arthur, manajemen Arema mengaku sudah berkomunikasi dengan agennya. Kebetulan sang pemain saat ini berstatus non klub setelah kontraknya di klub Malta, Sliema Wanderers, berakhir. Namun bagi Ciro, Arema masih malu memberikan informasi.

Namun saat dikonfirmasi ke pelatih interim Arema, Kuncoro, dia mengaku kedua pemain Brasil itu cocok bermain di Malang.

“Adapun Arthur, dia tidak membutuhkan adaptasi lagi. Lama bermain di Arema (2016-2019). Bagi Ciro, pemain bagus dengan skill tinggi. Cocok buat mereka kalau main di sini, ”kata Kuncoro.

Selain faktor kualitas, Kuncoro melihat Athur dan Ciro bisa beradaptasi sepak bola Indonesia karena sudah lebih dari satu musim tinggal di Indonesia.

Biasanya pemain yang tidak bisa beradaptasi dengan Indonesia, hanya bertahan satu musim lalu pergi. Arthur, setelah memperkuat Arema FC dan Persipura Jayapura, musim lalu bermain di Liga Malta karena sepak bola Indonesia vakum saat pandemi virus corona.

Tandem Bagas

Pemain Arema FC, Arthur Cunha, mengontrol bola saat latihan di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (29/3). Latihan ini sebagai persiapan perempat final Piala Presiden 2019 melawan Bhayangkara FC. (Dok Bola.com)

Sementara Ciro memilih hengkang dari Persikabo dan kembali ke Brasil. Meski berpeluang untuk bertahan Arema FC di sana, tetapi Ciro kemungkinan tidak akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat. Kecuali jika Arema menawarkan tawaran menarik padanya.

Dari segi teknis, Arthur bisa diandalkan untuk menjadi rekan Bagas Adi Nugroho. Bek berusia 31 tahun ini bisa diandalkan untuk menghalau bola karena postur tubuhnya yang jangkung. Selain itu, ia terbiasa menghadapi penyerang cepat di Liga 1.

Sedangkan Ciro, sekilas cara bermainnya mirip dengan Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo. Cepat, dan menyulitkan lini belakang lawan dengan skill-nya.

Namun, Kuncoro menampik karakter Ciro sebagai Dedik dan Yudo.

Saya pikir Ciro berbeda. Dia lebih mengandalkan kecepatan dan ketrampilan melewati lawan. Dedik dan Yudo adalah target yang lebih mungkin. Dan Ciro lah yang mengacak-acak pertahanan lawan, ”ucapnya.

Tonton video unggulan di bawah ini:

.


Source link

Check Also

Persaingan Perebutan Gelar Top Scorer Piala Menpora 2021: Bisakah Assanur Rijal Diganti?

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Piala Menpora 2021 hampir selesai. Empat tim sudah memastikan diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *