Home / uang / Tantangan Ekspor Kopi RI, Produksi Rendah hingga Lahan Terbatas

Tantangan Ekspor Kopi RI, Produksi Rendah hingga Lahan Terbatas

Warta.top – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono mengatakan kopi Indonesia banyak diminati oleh pecinta kopi karena memiliki cita rasa yang unik. Karena biji kopi di setiap daerah memiliki rasa yang berbeda sesuai dengan jenis tanah di daerah tersebut.

Indonesia merupakan negara terbesar ke-4 di dunia sebagai pengekspor kopi. Bahkan 17 persen kopi arabika di dunia berasal dari Indonesia.

“Varietas kopi Indonesia itu unik. Berbagai festival kopi yang kita ikuti seperti di Atlanta ini diapresiasi oleh para pecinta kopi dunia,” kata Doni pada Coffee Dialogue: Kulak Kulik Enjoys Coffee Business, Jakarta, Sabtu, (21/11).

Hanya saja, produktivitas kopi nusantara masih rendah. Ekspor kopi Indonesia masih dalam bentuk biji. Sehingga tidak memiliki nilai tambah dan tidak mampu bersaing di pasar global.

“Ekspor kita masih dalam bentuk biji, bukan roaster, jadi kurang kompetitif,” ujarnya.

Selain itu, biaya ekspor produk kopi dalam negeri masih mahal karena agregatornya belum banyak. Pasalnya, petani kopi di Indonesia belum memiliki keterbatasan lahan dan bekerja secara mandiri.

Doni mengatakan diperlukan strategi khusus untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi Indonesia. Untuk itu, dalam hal ini Bank Indonesia berperan dalam konsolidasi bisnis kopi Indonesia.

Mulai dari konservasi lahan, pengenalan teknologi pengupasan biji kopi hingga melibatkan tenaga ahli untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada petani kopi. “Kami sudah banyak melakukan di sana, sehingga ini tidak hanya domestik tapi juga nasional,” ujarnya.

Selain itu, Bank Indonesia juga memperkenalkan petani kopi kepada investor. Tujuannya untuk memasarkan produk kopi dalam negeri ke pasar global. [azz]

.


Source link

Check Also

Tingkat Pengangguran AS Naik, Rupiah Menguat Jadi Rp14.115 per USD

Warta.top – Nilai tukar (nilai tukar) rupiah terhadap dolar AS (AS) berfluktuasi pada perdagangan hari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *