Home / uang / Survei: Penghasilan Menurun, 55 Persen Warga Kesulitan Memenuhi Makanan Sehari-hari

Survei: Penghasilan Menurun, 55 Persen Warga Kesulitan Memenuhi Makanan Sehari-hari

Warta.top – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan 66,6 persen masyarakat menyatakan pendapatan rumah tangganya mengalami penurunan akibat kebijakan pandemi Covid-19. Kesulitan terbesar yang dialami masyarakat akibat menurunnya pendapatan adalah memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Demikian disampaikan Burhanuddin dalam jumpa pers Rilis Survei Nasional Mitigasi Dampak Covid-19. Survei dilaksanakan pada 24-30 September 2020.

“Kesulitan terbesar akibat penurunan pendapatan adalah makanan sehari-hari. Terus terang ketika saya mendapat data ini cukup mengharukan karena ini bukan angka yang kecil,” jelas Burhanuddin dalam jumpa pers virtual, Minggu (18/10).

Sementara itu, 12,3 persen responden mengaku sulit membiayai sekolah anaknya. Sebanyak 11,5 persen responden menyatakan kesulitan membeli kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh.

Kemudian, 2,9 responden mengalami kesulitan membayar cicilan rumah karena pendapatan yang menurun selama pandemi. Ada pula 10,5 persen responden yang kehilangan pekerjaan akibat wabah korona.

“Lebih dari separuh warga mengatakan kondisi ekonomi mereka sedang menurun, apalagi soal internet untuk anak-anak mereka bisa online ke sekolah, bikin cicilan rumah, (buat) makan susah,” kata Burhanuddin.

Untuk itu, ia menilai penanganan kesehatan akibat pandemi harus diutamakan. Namun, persoalan ekonomi juga tidak bisa diabaikan karena banyak orang menggantungkan mata pencahariannya dari pendapatan sehari-hari.

“Ini membantu kita semua memiliki empati yang cukup. Ini bukan berarti kita mengabaikan aspek kesehatan, tapi keduanya tidak diabaikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, survei menggunakan kontak telepon kepada responden karena situasi pandemi corona. Survei menggunakan asumsi simple random sampling, dari seluruh provinsi yang tersebar secara proporsional.

Jumlah sampel yang dipilih secara acak sebanyak 5.614 data. Sementara itu, 1.200 responden berhasil diwawancarai selama survei.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Dampak Pandemi, AirAsia X Akan Berhenti Beroperasinya di Indonesia
Terpengaruh pandemi, pengelola hotel ini kini menjadi petani ubi jalar dengan luas lahan 1 hektar
Inspiratif, Begini Kisah Implan KWT Gemas yang Jual Sayur dengan Harga Murah untuk Warga
Karena Corona, Pusat Perbelanjaan Ditutup Hingga 3 Bulan
FAO Mengingatkan Sistem Pangan Dunia Masih Rapuh Akibat Pandemi Covid-19
Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi Tidak Hanya Bertumpu Pada Kebijakan Fiskal dan Moneter

.


Source link

Check Also

Menteri Perindustrian Agus mengatakan sudah ada 2 Kawasan Industri Halal di Indonesia

Warta.top – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, saat ini terdapat dua kawasan industri halal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *