Home / uang / Sri Mulyani: Meskipun Berduka, Presiden Masih Berpartisipasi dalam G20

Sri Mulyani: Meskipun Berduka, Presiden Masih Berpartisipasi dalam G20

Sri Mulyani. © 2017 merdeka.com/anggun situmorang

Warta.top – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku bangga dan tersentuh oleh Presiden Joko Widodo. Meskipun dalam keadaan sedih, Ibu ditinggalkan selamanya, Presiden Jokowi masih meluangkan waktu untuk menghadiri pertemuan khusus dengan para pemimpin negara-negara G20 atau KTT G20 melalui teleconference.

“Meskipun Tuan Presiden dalam keadaan berkabung, kita semua benar-benar bangga dan tersentuh melihat bahwa dia memiliki komitmen luar biasa untuk terus berpartisipasi dalam G20 dan memimpin Indonesia bersama dengan para pemimpin dunia dalam perang melawan penyebaran kekerasan.” -19, “kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, Kamis (26/3).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berpartisipasi dalam KTT Luar Biasa G20 virtual yang membahas upaya negara-negara anggota G20 dalam menangani Covid-19, dari Istana Presiden Bogor pada Kamis malam.

Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh Pers, Media dan Biro Informasi Sekretariat Presiden di Jakarta JakartaPada Kamis malam, KTT Luar Biasa G20 yang diprakarsai oleh Arab Saudi sebagai Ketua G20 tahun ini, didahului dengan pidato pembukaan dari Raja Salman bin Abdulaziz AL Saud pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi atau pukul 19.00 WIB.

Sebanyak 20 negara anggota G20, 7 negara undangan, 9 organisasi internasional, dan 2 organisasi regional ikut serta dalam KTT Luar Biasa G20.

1 dari 2 halaman

Negara G20 Memerangi Virus Corona

G20 melawan virus korona

Dalam pertemuan virtual ini, Presiden Jokowi mengundang para pemimpin negara-negara anggota G20 untuk memerangi pandemi virus Corona tipe baru (Covid-19) dan memulihkan perlambatan ekonomi global yang disebabkan oleh wabah tersebut.

G20 adalah kelompok 20 ekonomi utama dunia yang sangat berpengaruh dalam pembentukan Produk Domestik Bruto global. “Pertama, kita harus memperkuat kerja sama melawan Covid-19,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, negara-negara anggota G20 harus mendorong solidaritas dunia dalam menangani Covid-19. Para pemimpin G20 juga perlu memulai upaya agar pandemi tidak mengganggu kemitraan dan kerja sama antara negara-negara yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Untuk alasan ini, G20 harus secara aktif memimpin upaya untuk menemukan anti-virus dan obat Covid-19, tentu saja dengan WHO (Badan PBB untuk Kesehatan Dunia, Red),” kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mendorong negara-negara G20 untuk bekerja sama, dan mensinergikan kebijakan dan instrumen ekonomi untuk memerangi kemunduran ekonomi dunia, yang disebabkan oleh Covid-19. “Kita harus mencegah resesi ekonomi global, melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi, dan memperluas dan memperkuat jaring pengaman sosial, terutama untuk UMKM,” kata Jokowi.

2 dari 2 halaman

Pertahankan Stabilitas Sektor Keuangan

sektor keuangan

Lebih lanjut, Presiden juga mendorong G20 untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, termasuk menjaga ketersediaan likuiditas, dan memberikan relaksasi bagi bisnis yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Dengan gejolak keuangan global yang tinggi, dukungan valuta asing sangat penting. Saya juga mendukung peningkatan peran jaring pengaman keuangan global dan regional, termasuk melalui jalur pertukaran SDR dan fasilitas pertukaran mata uang, seperti Chiang Mai. Inisiatif,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan pentingnya negara-negara anggota G20 untuk mencegah gangguan produksi, dan menjaga kelancaran distribusi barang.

“Terutama makanan pokok dan barang kesehatan,” kata Presiden.

Di akhir pernyataannya, Kepala Negara menekankan perlunya negara-negara G20 untuk menumbuhkan kepercayaan dunia bahwa dunia dapat memenangkan perang dan mengatasi krisis yang disebabkan oleh Covid-19.

[idr]

.


Source link

Check Also

Mulai Besok, Bandara Cengkareng Menolak Semua Warga Negara Asing

Warta.top – PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *