Home / uang / Saham Turun 6,95 Persen, PGN Terlibat Sengketa Pajak Rp 3,06 Triliun

Saham Turun 6,95 Persen, PGN Terlibat Sengketa Pajak Rp 3,06 Triliun

Senin, 4 Januari 2021 16:31
Reporter: Independen

Pipa Gas PGN. © 2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Warta.top – Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun tajam 6,95 persen di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (4/1). Hal tersebut sejalan dengan masalah sengketa pajak dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Saham PGAS turun 6,95 persen menjadi 1.540 per saham. Saham PGAS berada di level tertinggi 1.585 dan terendah 1.540 per saham. Total frekuensi perdagangan saham adalah 77.844 kali dengan volume perdagangan 7,91 miliar saham. Nilai transaksi harian saham adalah Rp 1,2 triliun.

Adapun atas keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), 30 Desember 2020, manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memberikan penjelasan kepada bursa terkait sengketa perpajakan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). atas transaksi untuk tahun pajak 2012 dan 2013.

Mengutip keterbukaan informasi ke BEI, imbas dari putusan MA terkait permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), perseroan berpotensi wajib membayar pokok sengketa. sebesar Rp3,06 triliun. Namun, perseroan belum menerima salinan putusan MA sesuai tata cara yang diatur dalam UU MA.

“Perseroan memiliki potensi kewajiban membayar pokok sengketa sebesar Rp 3,06 triliun ditambah potensi denda. Namun, perseroan masih berupaya menempuh langkah hukum yang masih memungkinkan untuk memitigasi putusan MA,” tulis Corporate Secretary of PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Rachmat Hutama. .

Baca selanjutnya: Kirimkan Aplikasi …

.


Source link

Check Also

Untuk Membantu Pemulihan, Pemerintah Diminta Mengadakan Rapat di Hotel dan Restoran di Jakarta

Warta.top – Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta optimistis industri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *