Home / uang / Presiden Jokowi memerintahkan penggantian layanan Eselon III dan IV dengan kecerdasan buatan

Presiden Jokowi memerintahkan penggantian layanan Eselon III dan IV dengan kecerdasan buatan

Warta.top – Pada periode kedua pemerintahan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencana untuk mengurangi beban administrasi yang dianggap kurang penting. Salah satunya memotong posisi langkah III dan IV.

Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Reformasi Administrasi dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, untuk menggantikan jabatan tingkat III dan IV dengan kecerdasan buatan (IA) atau teknologi kecerdasan buatan.

"Saya juga telah memerintahkan penggantian Menpan RB oleh AI," katanya pada upacara pembukaan Forum Kepemimpinan Kompas100 pada tahun 2019 di Ballroom Grand Ritz Carlton Hotel. , Kuningan. Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

Mantan gubernur DKI Jakarta ini yakin kecerdasan buatan dapat mempercepat pekerjaan dan manajemen masalah. Sementara itu, keberadaan level III dan IV membuat layanan birokrasi rumit.

"Jika diganti kecerdasan buatan birokrasi kami lebih cepat, saya yakin. Tetapi sekali lagi, itu juga akan tergantung pada hukum omnibus dari RDP, "katanya.

Rencana untuk mengurangi posting level III dan IV pada awalnya disajikan Jokowi dalam pidato pengukuhan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 di gedung MPR / DPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

"Eselonisasi perlu disederhanakan, Eselon I, Langkah II, Langkah III, Langkah IV, kan terlalu banyak, saya minta disederhanakan menjadi 2 level," kata Presiden. Jokowi.

1 dari 1 halaman

Istana: Pemotongan Eselon III dan IV tidak memiliki hubungan dengan pengurangan karyawan

Presiden Joko Widodo berencana mengurangi posisi struktural dari langkah III dan IV. Menteri Luar Negeri Pratikno meyakinkan bahwa penghapusan jabatan itu tidak terkait dengan perampingan.

"Jika langkah berkurang, idenya tidak ada hubungannya dengan perampingan, promosi, promosi kamar akan berkurang. Selain itu, ini adalah penurunan pendapatan, bukan semua, "katanya, Kamis di istana presiden di Bogor, Jawa (11/11).

Pratikno menunjukkan bahwa rencana ukuran untuk langkah III dan IV hanya ditujukan untuk mempercepat pengambilan keputusan. Dengan tidak adanya Struktural Level III dan IV, pengambilan keputusan dianggap pendek karena hanya dikelola oleh langkah I dan II.

"Jadi, jika level III-IV menurun, ruang lingkup akan pendek, serta ruang besar untuk posisi fungsional," katanya.

Posisi fungsional ini kemudian dapat diisi oleh para ahli di bidangnya. Misalnya, seorang akuntan akan menempati posisi fungsional yang berkaitan dengan masalah keuangan.

"Saya pikir itu yang penting, ini bagian penting dari upaya kami untuk mereformasi birokrasi," pungkasnya.

(Bim)

Baca juga:
Minggu depan, Kementerian BUMN akan mengumumkan MP baru
Jelas Eselon I, Kementerian BUMN akan memiliki Inspektur Jenderal
Erick Thohir dinilai berani membersihkan semua posisi Eselon I
Alasan di balik Piala Eselon BUMN oleh Menteri Erick Thohir
Tjahjo Kumolo: Merampingkan gagasan birokrasi Kementerian Negara BUMN
MenpanRB: pengurangan posisi tidak termasuk Camat dan Lurah
Menteri Edhy Mengonfirmasi Akan Segera Menunjuk 151 Langkah KKP

(tagToTranslate) Presiden Jokowi (t) Pejabat Pemerintah (t) Pemangkasan Eselon (t) KemenPAN (t) RB Menpan Tjahjo Kumolo (t) Kecerdasan Buatan (t) Ekonomi Indonesia (t) Jakarta (t) Joko Widodo


Source link

Check Also

Direktur Ari Askhara dan Ex Garuda Indonesia diberhentikan dari Komisaris untuk Anak dan Cucu

Warta.top – Komisaris PT Garuda Indonesia Tbk kembali mengeluarkan surat pemecatan Ari Askhara di berbagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *