Home / uang / Petani Dapatkan Penyesuaian HET Pupuk Bersubsidi dari Pupuk Tidak Langka

Petani Dapatkan Penyesuaian HET Pupuk Bersubsidi dari Pupuk Tidak Langka

Warta.top – Organisasi petani dan nelayan, Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Jawa Barat, menerima keputusan penyesuaian atau kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi yang ditetapkan Pemerintah. Namun dengan syarat petani tidak mengalami kekurangan pupuk seperti tahun sebelumnya.

Kepala KTNA Provinsi Jawa Barat Otong Wiranta menjelaskan penyesuaian HET pupuk bersubsidi yang diatur dalam Permentan 49/2020 juga mengatur kenaikan besaran alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2021.

“Soal kenaikan penyesuaian harga, kita bisa maklum dan terima, dibanding harga pasti tahun lalu tapi alokasi pupuknya tersendat,” kata Otong saat dihubungi Antara di Jakarta, Selasa (5/1).

Otong menilai, peningkatan alokasi pupuk bersubsidi diharapkan dapat mencukupi kebutuhan petani dalam mendukung produktivitas pangan nasional.

Dalam Permentan 49/2020, total alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2021 ditetapkan sebesar 10,5 juta ton, termasuk 4,17 juta ton Urea; SP-36 sebanyak 640.812 ton; ZA sebanyak 784.144 ton; dan NPK 2,67 juta ton.

Alokasi pupuk bersubsidi sebesar 10,5 juta ton lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 8,9 juta ton.

“Kami berharap dengan peningkatan ini tidak ada lagi petani yang mengeluh sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi,” kata Otong.

Keputusan Menteri Pertanian

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian Permentan 49/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Pupuk Bersubsidi Tertinggi di Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2021.

Dalam peraturan tersebut, harga pupuk urea yang semula Rp.1.800 / kg mengalami kenaikan sebesar Rp.450 menjadi Rp.2.250 / kg, kemudian pupuk SP-36 dari HET Rp.2.000 / kg mengalami kenaikan sebesar Rp.

Sedangkan pupuk ZA mengalami kenaikan sebesar Rp. 300 sampai Rp. 1.700 / kg dan pupuk granul organik sebesar Rp. 300, dari aslinya Rp. 500 / kg sampai Rp. 800 / kg. Hanya pupuk NPK yang tidak mengalami kenaikan HET dan hanya tersisa Rp2.300 / kg. [idr]

Baca juga:
Kenaikan Nilai Anggota DPR Pupuk HET Masih Wajar dan Lebih Baik bagi Petani
Stok Pupuk Nasional Capai 1,3 Juta Ton, Cukup untuk Dua Bulan Berikutnya
Jenis Pupuk dan Fungsinya Yang Perlu Anda Ketahui, Jangan Salah
Pupuk Kujang Mengoperasikan Pabrik Karbon Dioksida Cair senilai USD 7,4 Juta
Pemerintah Apresiasi Pupuk Kaltim Lindungi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berbagai Jenis Pupuk Organik untuk Memupuk Tanaman Janda Bolong dan Aglonema

.


Source link

Check Also

Terima Alokasi FLPP Rp 8,73 Triliun, BTN Salurkan Pembiayaan ke 81.000 Rumah Bersubsidi

Warta.top – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menerima dana dari Fasilitas Likuiditas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *