Home / uang / Pemerintah Siap Mengoperasikan Jalan Tol Layang di Makassar

Pemerintah Siap Mengoperasikan Jalan Tol Layang di Makassar

Warta.top – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap meresmikan dan mengoperasikan Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3 atau dikenal dengan Jalan Tol Layang Andi Pangeran (AP) Pettarani Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tol sepanjang 4,3 km ini akan menghubungkan Kota Makassar dengan Pelabuhan Petikemas Soekarno Hatta Makassar dan Bandara Sultan Hassanudin. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengapresiasi peran aktif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kota Makassar dalam pembangunan jalan tol layang.

“Saya sangat mengapresiasi peran Gubernur Sulsel. Kita bisa bekerja sama secara erat karena Pemerintah Pusat hadir untuk mendukung inisiatif Pemerintah Daerah, bukan sebaliknya,” kata Menteri Basuki, Sabtu (21/11).

Selain itu, pembangunan Flyover Pettarani AP, Makassar menjadi contoh peran aktif swasta dalam pembangunan infrastruktur nasional.

PT Margautama Nusantara (MUN) melalui anak perusahaannya PT Makassar Metro Network (MMN) bersama dengan pemerintah daerah, memprakarsai pengembangan ini untuk mendukung sistem logistik, sekaligus sebagai sarana penunjang kemajuan Kota Makassar dan sekitarnya.

Jalan Tol Elevated A.P. Pettarani yang dibangun sejak April 2018 dilakukan tanpa pembebasan lahan dan menggunakan teknologi terkini di bidang konstruksi serta inovasi perencanaan dan implementasi.

Seperti kepala dermaga bekisting tanpa penopang, gelagar kotak ereksi dengan gantry ganda dan pemasangan sambungan ekspansi per 350m. Untuk memantau kinerja dan kondisi struktur jembatan selama pengoperasiannya, dipasang pula Structural Health Monitoring System (SHMS).

Hilangkan Macet

Jalan tol layang dengan nilai investasi Rp. 2,243 triliun diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di ruas jalan arteri di sekitar kawasan Panakkukang dan Rappocini.

Ruas ini akan melengkapi ruas Jalan Tol Ujung Pandang yang sudah ada pada Ruas I, II dan IV yang akan beroperasi dengan sistem terbuka sepanjang 10,4 km dengan jumlah lajur 2 x 2, lebar 3,50 meter, dan memiliki dua ramp on-off. yaitu di Boulevard dan Alauddin.

Dengan beroperasinya Flyover AP Pettarani juga diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh karena pengguna jalan tidak perlu melewati banyak persimpangan di jalan arteri yang sering mengalami kemacetan.

Pembangunan dimulai di ujung Jalan Tol Seksi 2 tepatnya di Persimpangan Jalan Urip Sumoharjo melewati Perempatan Jalan Boulevard Panakkukang Jalan Hertasning dan berakhir sebelum Persimpangan Jalan Sultan Alauddin.

Dalam proses konstruksinya, proyek ini bekerjasama dengan berbagai mitra lokal dan internasional yang berkompeten dibidangnya yaitu PT Wijaya Karya Beton selaku Kontraktor Utama, Nippon Koei Co., Ltd. bekerja sama dengan PT Indokoei International dan PT Cipta Strada sebagai Konsultan Pengawas dan PT Virama Karya sebagai Konsultan Kontrol Kualitas Independen.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Kementerian PUPR: 7,61 Persen Rumah Tangga Masih Buang Air Besar Sembarangan
Irigasi Tersumbat Jadi Kendala Pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah
Pembangunan 61 bendungan selesai pada 2024, produksi pertanian akan meningkat 200 persen
Tantangan Pembangunan Infrastruktur dengan Posisi Geologi Indonesia
Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Tidak Akan Mengganggu Wisata Borobudur
Menteri Basuki: Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Dimulai Agustus 2021

.


Source link

Check Also

Pemerintah Telah Mencairkan Subsidi Gaji Gelombang II Tahap V.

Warta.top – Kementerian Ketenagakerjaan menyalurkan kembali subsidi upah periode kedua (BSU) bagi pekerja / buruh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *