Home / uang / Pemerintah segera mengucurkan dana bantuan sebesar Rp. 3.3 T untuk pengusaha pariwisata

Pemerintah segera mengucurkan dana bantuan sebesar Rp. 3.3 T untuk pengusaha pariwisata

Warta.top – Pemerintah akan segera menyalurkan hibah pariwisata sebesar Rp3,3 triliun kepada pelaku pariwisata dan pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan pelaksanaan protokol kesehatan di destinasi wisata. Harapannya, dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, serta membantu industri bertahan dari pandemi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, dana hibah pariwisata melalui Kementerian Keuangan merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Tujuan utama dari hibah pariwisata ini adalah untuk membantu pemerintah daerah serta industri perhotelan dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan keuangan dan pemulihan dari penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat pandemi Covid-19 dengan jangka waktu pelaksanaan hingga Desember 2020, “kata Menteri Wishnutama. dari Antara, Selasa (13/10).

Daerah dengan kriteria PHPR minimal 15 persen dari total PAD tahun anggaran 2019, 10 Destinasi Super Prioritas (DPP), 5 Destinasi Wisata Prioritas (DSP), Branding Destinasi, dan 100 COE.

Menparekraf menjelaskan, dana hibah yang diberikan kepada pemerintah daerah dibagi saldo 70 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persen untuk penanganan dampak ekonomi dan sosial dari pandemi COVID-19, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Proses pencairan dana yang disampaikan kepala daerah ke Kementerian Keuangan mengacu pada rekomendasi teknis yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf),” kata Menparekraf.

Sosialisasi Program Hibah Dilakukan Secara Berkala

Kementerian Pariwisata juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp. 119 miliar untuk Program Sertifikasi CHSE gratis untuk industri pariwisata di 34 provinsi di Indonesia. Sertifikasi ini untuk memastikan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan bagi industri yang terkait dengan sektor pariwisata untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

“Sehingga pelaku pariwisata, pengelola hotel dan restoran dapat segera meningkatkan penyusunan protokol kebersihan, kesehatan dan keamanan yang sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19,” ujar Menparekraf.

Menparekraf mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Bidang Perindustrian dan Investasi akan melakukan sosialisasi Program Hibah Pariwisata 2020 secara berkala.

Sebagai kegiatan awal, sosialisasi dilaksanakan pada 8 Oktober 2020 di Tangerang, Banten. Kegiatan juga dilakukan dalam hybrid meeting yang melibatkan 101 kabupaten / kota di Indonesia.

Melalui kegiatan sosialisasi Dana Hibah Pariwisata 2020, diharapkan pemerintah daerah memperoleh informasi terkait program hibah pariwisata, antara lain hibah teknis pariwisata, pengelolaan hibah pariwisata kepada pemerintah daerah, pengelolaan keuangan dan pelaporan serta penyaluran teknis dana hibah pariwisata. , “kata Menparekraf. .

[bim]

Baca juga:
Garuda Indonesia Kembali Rilis Pesawat Masked
Labuan Bajo dipersiapkan menjadi kiblat ekonomi kreatif, seperti di Milan dan Paris
Intip pesona Curug Bangkong, air terjun di Kuningan yang terinspirasi dari katak
Bantu Tingkatkan Wisata Borobudur Saat Pandemi, Dua Mahasiswa IPB Kembangkan Ini
Wisata Danau Toba Membaik di Era Adat Baru, Okupansi Hotel Mencapai 100 Persen
BPKN Ungkap Lima Langkah Mendorong Pariwisata Indonesia di Era Normal Baru

.


Source link

Check Also

Capai Target, Pemerintah Catat 10 Juta UMKM Go Digital

Warta.top – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyebutkan sudah 16 persen pelaku usaha UMKM …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *