Home / uang / OJK menjelaskan manfaat kebijakan restrukturisasi kredit di tengah pandemi

OJK menjelaskan manfaat kebijakan restrukturisasi kredit di tengah pandemi

Warta.top – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi memperpanjang batas waktu restrukturisasi kredit bagi debitur yang terkena Covid-19 hingga Maret 2022. Kebijakan ini diatur dalam POJK No. 11 / POJK.03 / 2020 tentang stimulus ekonomi nasional sebagai kebijakan countercyclical terhadap dampak penyebaran penyakit virus corona.

Direktur Jenderal Pengawasan Perbankan OJK Heru Kristiyana menjelaskan manfaat restrukturisasi ini dapat membantu memulihkan perekonomian meski pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

“Dengan banyaknya kepedulian kita tentu saja, perbankan juga berharap restrukturisasi ini dapat memberikan ruang yang baik bagi bank untuk mengatur arus kas dan debitur mengatur diri untuk menghadapi pandemi ini,” kata Heru di sela-sela acara. webinar, Jumat 20/11. ).

Heru melanjutkan, jika melihat posisinya dari awal tahun (y-d) hingga Oktober atau pertengahan November 2020, penyaluran kredit perbankan masih mengalami kontraksi sekitar 3%.

“Tapi mulai ada sisi terang atau titik terang yang mulai meregang lagi,” kata Heru.

Sedangkan hingga 26 Oktober 2020, pencapaian restrukturisasi kredit sektor perbankan mencapai Rp932,6 triliun. Jumlah ini mewakili total restrukturisasi 7,53 juta debitur di seluruh negeri. Heru menuturkan, angka ini merupakan yang terbesar dalam sejarah.

“Menurut saya ini restrukturisasi kredit terbesar dalam sejarah sejak mengawasi perbankan dari BI hingga OJK, dimana 5,84 juta debitur (77%) adalah UMKM dengan nilai outstanding 369. 800 miliar rupee, ”jelas Heru.

Jurnalis: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

.


Source link

Check Also

Dibubarkan Jokowi, tugas KEIN dilimpahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Warta.top – Pemerintah melimpahkan tugas dan fungsi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) ke Kementerian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *