Home / uang / Menteri Sofyan mengatakan, UU Cipta Kerja lahir dari kekecewaan Jokowi dalam masalah investasi

Menteri Sofyan mengatakan, UU Cipta Kerja lahir dari kekecewaan Jokowi dalam masalah investasi

Warta.top – Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR / BPN) Sofyan A. Djalil buka suara terkait penyebab 33 perusahaan relokasi asal China yang enggan berinvestasi di Indonesia. Dimana, 33 perusahaan lebih memilih berinvestasi di Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Thailand.

Menurut dia, tidak ada perusahaan relokasi asal China yang memilih Indonesia sebagai tempat investasi karena masalah perizinan yang tumpang tindih. Dia mencatat, sedikitnya 79 regulasi dinilai tidak bersahabat dengan sektor investasi.

“Dari 33 perusahaan relokasi asal China tidak ada yang masuk ke Indonesia. Salah satunya karena regulasi kita yang paling rumit. Ada 79 UU yang saling bertentangan dan mengganggu investasi,” ujarnya dalam jumpa pers bertema Land Cluster. dan Penataan Ruang dalam UU Cipta Kerja. , Jumat, (16/10).

Untuk itu, lanjut Menteri Sofyan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera melakukan evaluasi untuk memangkas berbagai regulasi yang dinilai tidak bersahabat dengan perkembangan sektor penanaman modal dalam negeri. Yakni dengan menghadirkan Job Creation Act.

“Sehingga Presiden memiliki kewenangan membuat undang-undang baru untuk menyelesaikan peraturan yang berbenturan. Sehingga lahirlah omnibus law,” jelasnya.

Presiden Jokowi kecewa karena perusahaan asing tidak berinvestasi di Indonesia

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku kecewa karena perusahaan asing lebih memilih berinvestasi di negara lain selain Indonesia. Dia menerima laporan dari Bank Dunia bahwa 33 perusahaan yang meninggalkan China berinvestasi di negara tetangga.

“23 (perusahaan) memilih (berinvestasi) di Vietnam, 10 lainnya ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Tidak ada yang datang ke kami,” jelas Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengantisipasi perkembangan ekonomi di Kantor Presiden. Jakarta, Rabu (4/9).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai ada masalah serius sehingga investor enggan berinvestasi di Indonesia. Jokowi mengatakan, perusahaan asing tersebut memilih Vietnam karena waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perizinannya hanya dua bulan.

“Bisa bertahun-tahun kita jalani, penyebabnya hanya itu, tidak ada yang lain. Oleh karena itu, saya minta untuk mengumpulkan regulasi (penyederhanaan),” kata Presiden Jokowi.

[bim]

Baca juga:
Menteri Sofyan Nilai UU Cipta Kerja Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Besar
Peraturan turunan pada undang-undang penciptaan karya diyakini tidak dapat memperbaiki kekurangan yang ada
Menteri Sofyan: UU Cipta Kerja Mengoreksi 79 UU Tumpang Tindih
UU Penciptaan Lapangan Kerja Dinilai Mampu Menghapus Ego Sektoral
Pengunjuk rasa Omnibus Law di Patung Kuda Mengundang Balita & Anak-anak Menyusuri Jalan
Lalu lintas ke Istana Negara ditutup total, polisi memperpanjang kawat silet

.


Source link

Check Also

Menteri Perindustrian Agus mengatakan sudah ada 2 Kawasan Industri Halal di Indonesia

Warta.top – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, saat ini terdapat dua kawasan industri halal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *