Home / uang / Mendes: Sampai sekarang, tidak ada desa fiksi, kami melaporkan Sri Mulyani

Mendes: Sampai sekarang, tidak ada desa fiksi, kami melaporkan Sri Mulyani

Jumat, 8 November 2019 14:47
reporter: supriatin

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. © 2019 Warta.top/Nur Habibie

Warta.top – Menteri Desa, Daerah Kurang Maju dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, membantah keberadaan desa fiktif untuk mendapatkan dana desa. Dia menyatakan bahwa bantahan ini telah diajukan ke Menteri Keuangan. Sri Mulyani Indrawati.

"Kami sudah melaporkan," katanya kepada istana presiden JakartaJumat (8/11).
Abdul Halim mengatakan, partainya telah menemukan informasi fiktif tentang desa. Berdasarkan penemuan lapangan, tidak ada desa fiktif.

"Sejauh ini, itu belum terjadi," katanya.

1 dari 2 halaman

Sri Mulyani, desa tindak lanjut fiktif

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ia mengikuti dengan cermat temuan desa fiktif yang kemudian menerima dana dari anggaran desa dari pemerintah. Dia juga mengklaim telah mendengar tentang desa-desa yang tidak berpenghuni hanya setelah pembentukan Kabinet Tingkat Lanjut Indonesia.

"Kami mendengarnya setelah kabinet dibentuk dan kami akan menyelidikinya," kata Sri Mulyani kepada parlemen Indonesia di Jakarta, Senin (4/11).

Sebagai tindak lanjut, ia akan mengunjungi temuan-temuan desa dengan Kementerian Dalam Negeri. Memang, keberadaan desa fiktif sampai sekarang mencegah transfer dana ke daerah oleh pemerintah pusat.

"Kita akan melihat, kemudian, karena, menurut mekanisme yang disebutkan di atas, sebenarnya ada mekanisme untuk menciptakan desa dan mengidentifikasi siapa, kepemimpinan dan orang lain," katanya.

"Apa pun itu, kami akan memeriksa semua prosedur untuk menghindari pernyataan seperti ini, yang kemudian menimbulkan pertanyaan tentang jumlah desa, lokasi mereka dan bagaimana mereka dipindahkan." ", sambung Sri Mulyani.

2 halaman di 2

Jokowi Minta penduduk desa fiktif untuk ditangkap

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meminta stafnya untuk menuntut mereka yang akan membuat desa itu fiktif untuk mendapatkan dana desa dari pemerintah. Jokowi juga memerintahkan agar para pelaku ditangkap.

"Tapi kami masih mengejar agar nama-nama desa diperkirakan, diduga fiktif itu bertemu, diambil ya," kata Jokowi di Jiexpo Kemayoran, di Jakarta Pusat, Rabu (6/11).

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar dengan 514 kabupaten / kota dan 74.800 desa. Dia mengakui bahwa tidak mudah mengelola puluhan ribu dana desa.

"Tetapi jika informasi itu benar, ada desa yang sembunyi-sembunyi, mungkin desa itu hanya menggunakan rambu-rambu, tapi itu tidak terjadi (itu ada). Itu bisa terjadi, karena dari Sabang ke Merauke, dari Miangas ke Pulau Rote, pengelolaannya mudah, "jelasnya. .

(Idr)

(tagsToTranslate) Desa Fiksi (t) Dana Desa (t) Sri Mulyani Indrawati (t) Joko Widodo (t) Jakarta


Source link

Check Also

Wakil Menteri BUMN: Penggunaan bahan baku pertaminik menjadi perhatian menteri koordinator Luhut

Warta.top – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa Menteri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *