Home / uang / Melalui Sekoper Cinta, OJK Edukasi Perempuan Tingkatkan Literasi Keuangan

Melalui Sekoper Cinta, OJK Edukasi Perempuan Tingkatkan Literasi Keuangan

Warta.top – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Jawa Barat memiliki keunikan dalam memberikan edukasi keuangan. Program ini bertajuk Sekoper Cinta, Sekolah Wanita Mencapai Impian dan Tujuan.

Program ini diawali untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat, khususnya perempuan, tidak terjerat atau meminjam dari rentenir.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa Sekoper Cinta merupakan wadah bagi perempuan untuk bertukar ilmu dan pengalaman serta diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya, untuk dapat mencapai kemandirian ekonomi tanpa terjebak rentenir yang menyasar banyak desa. daerah.

“Harapan kami Jabar terbebas dari rentenir. Oleh karena itu Pemprov Jabar, OJK, BI dan industri keuangan memberikan kemudahan akses bantuan atau pinjaman namun tentunya tidak akan tercekik seperti lintah darat,” ujar pria tersebut. yang akrab disapa Kang Emil dalam keterangannya, Senin (12/10/2020).

Sejak diluncurkan pada Oktober 2018, program Sekoper Cinta telah menghasilkan 2.700 lulusan dari 100 desa di 27 kabupaten / kota di Jawa Barat.

Selain Sekoper Cinta, OJK dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menjalin kerja sama dalam program lain yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di Jawa Barat. Bulan Oktober juga diperingati sebagai Bulan Inklusi Keuangan.

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Triana Gunawan mengatakan, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merintis program business matching, di mana terdapat perusahaan sebagai off takers yang menjamin pembelian produk yang diproduksi secara massal oleh masyarakat pedesaan dan memfasilitasi pembiayaan. oleh bank-bank di Jawa Barat khususnya di bidang ketahanan pangan.

“Ini akan terus diduplikasi dalam rangka meningkatkan perekonomian Jabar. Berbagai inisiatif lain juga akan dilakukan untuk mendukung program Pemerintah Jabar yaitu program Desa Juara,” jelas Triana.

Tersedia pula berbagai jenis usaha yang cocok, mulai dari Klaster Peternakan Domba Garut dengan nilai pembiayaan Rp 1 miliar hingga 20 kelompok peternak domba, hingga Klaster Tebu dengan nilai pembiayaan Rp 58,1 miliar hingga 779 rekening dan Mangga. Cluster Plantation dengan nilai pembiayaan Rp6,85 miliar dengan 55 rekening.

Selain itu, OJK juga telah mengoptimalkan peran TPAKD melalui Optimalisasi BUMDesa dengan program antara lain pembukaan agen perdagangan pintar, transaksi nontunai dana desa melalui internet banking korporasi, kepemilikan 383 rekening tabungan dengan nilai nominal Rp 45,1 juta, kepemilikan Asuransi Jiwa Mikro untuk Aparatur Desa sebanyak 42 polis dan optimalisasi gudang dan sistem resi gudang pembiayaan untuk 12 petani atau 12 resi dengan nilai nominal Rp. 852 juta dan 1 kelompok tani Rp. 170 juta.

Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6 [hhw]

.


Source link

Check Also

Kisah seorang pengusaha yang dua kali bangkrut dan kini sukses membangun bisnis game

Warta.top – Ryan Hogan dan Derrick Smith adalah dua orang yang membuktikan bahwa kegagalan dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *