Home / uang / Kisah Bos Kokumi Menjaga Roda Bisnis Selama Pandemi Andalkan Strategi ini

Kisah Bos Kokumi Menjaga Roda Bisnis Selama Pandemi Andalkan Strategi ini

Warta.top – Pendiri dan CEO Kokumi Jacqueline Karina mengatakan pandemi telah membuat 90 persen bisnisnya bergantung pada penjualan online. Pengeluaran dilakukan seefisien mungkin dengan tujuan mempertahankan pendapatan.

Meski sudah berencana menambah gerai di sejumlah tempat, Jacqueline memilih menggiatkan pemasaran, inovasi, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan merapikan manajerial internal Kokumi.

“Kami juga memiliki banyak daftar tunggu, tetapi karena keadaan seperti ini, daftar tunggu kami akhirnya memutuskan untuk dibatalkan karena kami khawatir akan sulit untuk mengatur arus kas.” paparnya dalam webinar Ideafest bertajuk ‘Keeping it Tasty During the Crisis: Why Bad Economy Might Be Good for The Dessert Industry’ pada Sabtu (14/11).

“Kami berhenti dulu membidik outlet offline dan fokus ke internal. Kami sama sekali tidak memotong anggaran pemasaran, kami terus berkolaborasi dengan beberapa merek dan menggunakan media sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Kokumi,” tambahnya.

Selain itu, adaptasi dilakukan dengan melakukan inovasi dari bahan dan stok yang ada. “Jadi biasanya kita berinovasi pada produk atau flavor baru setiap 3 bulan sekali, tapi sekarang kita hanya membuat flavor baru dari stok yang sudah ada,” kata Jacqueline.

Diversifikasi Produk

Tidak hanya inovasi rasa, Jacqueline juga meluncurkan produk baru yang menjual soft ice cream, hard ice cream dan frappucino pada Mei lalu. Produk ini diberi nama poopoo.

“Kami melihat tren banyak orang yang membeli produk makanan, jadi kami juga menjual es krim ini secara online untuk dinikmati bersama keluarga,” ujarnya.

Dia menyimpulkan bahwa tidak ada yang menginginkan pandemi terjadi. Jadi, adaptasi dan melihat permintaan pasar sangat penting dilakukan. “Sampai Desember ini mungkin total hanya 75 gerai yang bisa berjalan, tapi tidak masalah, yang penting kita tetap bertahan,” pungkasnya.

Reporter Intern: Theniarti Ailin

[bim]

Baca juga:
Pahit manis dengan strategi bisnis Najla di tengah pandemi sehingga karyawan tidak bisa memberhentikan karyawannya
Sulit Dikembangkan, Produk Lokal Minim Ruang Pamer
Bos Yummy Corp: Menyelamatkan Bisnis Selama Pandemi adalah Kolaborasi
Menteri Koperasi mengatakan 10,25 juta UMKM telah tergabung dalam platform digital
Konsumsi Listrik UKM di Jawa Timur Terus Bertumbuh Saat Sektor Lain Jatuh Saat Pandemi
PERIKSA FAKTA: Link Pendaftaran Hoaks BLT UMKM di Facebook
Rayakan HUT ke-10, Gojek Terus Kembangkan Digitalisasi untuk UMKM

.


Source link

Check Also

Jepang Siap Investasi Rp 57 T di SWF RI, Target Mulai Realisasi Kuartal I 2021

Warta.top – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengungkapkan komitmen investasi dari Gubernur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *