Home / uang / Kemenperin Dorong Kementerian Keuangan Segera Setujui Pajak Pembelian Mobil Baru 0 Persen

Kemenperin Dorong Kementerian Keuangan Segera Setujui Pajak Pembelian Mobil Baru 0 Persen

Warta.top – Kementerian Perindustrian terus mendorong percepatan pelonggaran Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru sebesar 0 persen atau pemotongan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal ini bertujuan untuk menggairahkan pasar dan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif yang semakin lesu akibat pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier menilai realisasi insentif PPnBM untuk mobil baru sangat mendesak. Mengingat tingkat permintaan produk industri otomotif yang semakin menurun.

“Mudah-mudahan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak terlalu lama mengeluarkannya (PPnBM). Dan kita minta sampai Desember (2020) saja, untuk sementara dinaikkan. Ini bagian kita untuk upaya pemulihan,” ujarnya di Webinar. # 3 Road to IDF 2021 “Prospek Pemulihan Ekonomi Sektor Industri Otomotif Nasional”, Rabu (14/11).

Menurut Taufiek, hal tersebut tercermin dari tingkat utilisasi industri otomotif yang terus menurun belakangan ini. Menyusul penurunan permintaan produk otomotif selama pandemi Covid-19, terutama di kalangan kelas menengah.

“Mendorong permintaan sebagai motor penggerak menjadi syarat utama, agar uang golongan menengah tidak dimasukkan ke bank. Namun, untuk membeli mobil ada relaksasi insentif berupa 0 persen atau minimal. memberi upaya baru untuk membuka permintaan sektor otomotif. Artinya utilisasi industri menumbuhkan industri. akan tumbuh, ”jelasnya.

Padahal, sambungnya, aktivitas industri otomotif memiliki multiplier effect yang luas, misalnya dari aspek penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar dan keterkaitan dengan subsektor industri lainnya, termasuk IKM.

“Hampir 1,5 juta orang tinggal di sana. Dan subsektor lain seperti karet, kaca, baja, dan besi, IKM-nya juga ada. Jadi multiplier effectnya besar,” jelasnya.

Karena itu, dia meminta Pemerintah melalui Kementerian Keuangan segera menyetujui usulan insentif PPnBM untuk mobil baru 0 persen. Sehingga kebijakan fiskal ini diyakini mampu menghidupkan kembali aktivitas industri otomotif.

“Ini harus didukung oleh kementerian terkait. Kementerian Keuangan harus semua fokus ke arah itu. Jadi ini yang harus kita selesaikan dalam waktu dekat. Kalau ini (otomotif) naik maka semua subsektor akan naik, “dia menyimpulkan. [azz]

Baca juga:
Kementerian Perindustrian: Kawasan Industri Indonesia Terus Melonjak dan Siap Menarik Investor
Produk Batik Indonesia Tahan Pandemi, Ekspor Tumbuh Mencapai USD 21,54 Juta Sejak Januari
Tindak lanjut Kementerian Perindustrian menanggapi kekesalan Jokowi terkait impor garam
Menperin: Nilai Ekspor Industri Pengolahan Kakao Capai USD 549 Juta
Produksi Menurun, Indonesia Bukan Lagi di 3 Negara Penghasil Kakao Terbesar di Dunia

.


Source link

Check Also

China berambisi menjadi negara bebas polusi karbon

Warta.top – Para pemimpin China akan membahas langkah-langkah baru untuk mengatasi perubahan iklim dalam rencana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *