Home / uang / Ini Upaya BRI Mengurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim

Ini Upaya BRI Mengurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim

Warta.top – Dampak perubahan iklim telah mempengaruhi keberlanjutan masa depan. Oleh karena itu, upaya pengurangan dampak negatif perubahan iklim harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku bisnis.

Sebagai badan usaha yang bertanggung jawab membantu menjaga kelestarian lingkungan dan kehidupan yang layak, Bank BRI berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif perubahan iklim. Salah satunya melalui penyaluran pembiayaan berbasis nilai lingkungan, sosial dan tata kelola (LST) kepada pelaku usaha yang ramah lingkungan dan tersertifikasi dalam pengelolaan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Upaya BRI Mengurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim © 2021 Warta.top

Mengutip Laporan Keberlanjutan BRI 2020, hingga akhir tahun lalu BRI berhasil menyalurkan 63,9 persen dari total kredit untuk kegiatan usaha ramah lingkungan. Secara keseluruhan, terdapat 10 jenis kegiatan usaha berkelanjutan yang menjadi sasaran penyaluran kredit, yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), energi terbarukan, pencegahan dan pengendalian pencemaran, serta pengelolaan sumber daya alam hayati dan tata guna lahan yang berkelanjutan. Selain itu, ada juga upaya pelestarian keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, efisiensi lingkungan, bangunan ramah lingkungan, dan kegiatan usaha ramah lingkungan lainnya.

Selain berkontribusi dengan menyalurkan pembiayaan kepada debitur dan proyek ramah lingkungan yang berwawasan ESG, BRI juga terlibat dalam aksi penurunan emisi gas rumah kaca. Sepanjang tahun 2020, intensitas emisi per pekerja sebesar 4.765,52 Kg CO2 eq / pekerja atau turun 11,8 persen dari periode sebelumnya.

Upaya BRI untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim

Upaya BRI Mengurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim © 2021 Warta.top

Perseroan juga mendukung aksi pengurangan dampak perubahan iklim dengan menggencarkan digitalisasi layanan sepanjang tahun 2020. Peningkatan volume transaksi elektronik tahun lalu mengurangi emisi gas rumah kaca, karena nasabah kini tidak perlu repot bepergian ke kantor BRI terdekat. untuk mendapatkan layanan transaksi keuangan.

Tahun lalu, terdapat 25,92 juta pengguna layanan internet banking BRI. Sementara itu, 29,03 juta nasabah menggunakan layanan perbankan melalui mobile banking BRI. Secara total, potensi pengurangan emisi yang muncul dari digitalisasi BRI mencapai
412.400.385,28 kg CO2 eq per tahun lalu.

Perlu juga diingat bahwa BRI merupakan perusahaan pertama yang menerbitkan obligasi keberlanjutan di Indonesia pada tahun 2019. Nilai obligasi lingkungan dan sosial yang diterbitkan BRI senilai US $ 500 juta. Penerbitan obligasi keberlanjutan ini membuktikan komitmen BRI untuk meningkatkan pembiayaan bagi pelaku usaha ramah lingkungan dan berwawasan LST di masa mendatang.

Upaya BRI untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim

Upaya BRI Mengurangi Dampak Negatif Perubahan Iklim © 2021 Warta.top

“Ketahanan perubahan iklim merupakan salah satu prioritas BRI seiring dengan integrasi aspek lingkungan, sosial, tata kelola dan ekonomi. Dengan komitmen yang berkelanjutan, BRI yakin penurunan emisi internal dan nasional akan diwujudkan sebagai bentuk upaya menghadapi perubahan iklim dan sebagai suatu bentuk dukungan untuk mencapai Tujuan Pembangunan Global (SDGs) ke-13 dalam Manajemen Perubahan Iklim, “tutup Sunarso. [hhw]

.


Source link

Check Also

UU Cipta Kerja diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan korupsi

Warta.top – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap, hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja (UU) dapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *