Home / uang / Harga BBM Pertalite di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara turun menjadi Rp 6.450

Harga BBM Pertalite di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara turun menjadi Rp 6.450

Warta.top – PT Pertamina menawarkan Program Pertalite Harga Khusus dalam rangka Program Langit Biru (PLB). Dimana konsumen bisa merasakan performanya BBM Harga Pertalite Rp 6.450 per liter, lebih rendah Rp 1.200 dari harga normal Pertalite, yakni Rp 7.650.

PLB kali ini berlaku untuk daerah Jakarta Jakarta Pusat dan Utara setelah berhasil dilaksanakan di beberapa kota di wilayah Jawa-Madura-Bali. Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Region III Eko Kristiawan mengatakan, melalui PLB, Pertamina meluncurkan Program Pertalite Harga Khusus.

“Konsumen bisa merasakan kinerja Pertalite dengan harga Rp 6.450 per liter, lebih rendah Rp 1.200 dari harga normal Pertalite Rp 7.650. PLB berlaku untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan kota (angkot) dan kuning. -plate taksi, ”jelas Eko dalam keterangannya, Minggu (15/11).

Selain kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, Pertamina juga membidik angkot plat kuning dan taksi yang merupakan angkutan umum, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar yang berkualitas.

Apalagi di Jakarta Pusat, ada 11 SPBU yang melayani Pertalite dengan harga spesial ini mulai hari ini. Sedangkan di Kota Jakarta Utara terdapat 18 SPBU.

“Konsumen bisa mengenal SPBU yang melayani promo, melalui spanduk yang ditempel di totem SPBU. SPBU ini siap melayani masyarakat yang ingin menikmati BBM berkualitas dan lebih ramah lingkungan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, meski mengadakan promo, Pertamina tetap memberikan Premium di Provinsi DKI Jakarta, antara lain Kota Jakarta Pusat dan Kota Jakarta Utara. “Berdasarkan penugasan dari Pemerintah, Pertamina saat ini sedang mendistribusikan dan memberikan Premium. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Mendukung Kebijakan Pemerintah

Dengan harga spesial, Pertamina mengajak para pengemudi ini untuk mendapatkan customer experience, bahwa dengan bahan bakar yang berkualitas mesin kendaraan lebih awet dan bertenaga.

Sedangkan program pendidikan dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang perlu menjadi perhatian semua pihak.

Upaya pengurangan pencemaran udara dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya adalah penggunaan bahan bakar minyak yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Eko menjelaskan, bahan bakar yang lebih berkualitas memiliki kandungan oktan (Research Octane Number / RON) yang tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena memiliki emisi yang rendah.

Selain itu, bahan bakar yang lebih berkualitas akan berdampak positif pada performa kendaraan dan akan lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna. Karena itu, jelasnya, Pertamina terus mendorong penggunaan produk bahan bakar berkualitas, yakni Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Untuk mengurangi emisi gas buang, pemerintah didorong untuk menetapkan standar bahan bakar Euro IV
Kurangi Polusi, Menhub Budi Ajak Masyarakat Kurangi Konsumsi Bahan Bakar Rendah RON
Ada demo UU Cipta Karya, Pertamina memastikan pasokan BBM di Jabodetabek aman
Mendorong Penggunaan Produk Non Subsidi, Pertamina Melayani Pengiriman Melalui Aplikasi
ESDM: Pasokan Energi Optimal di Masa Pandemi
Indonesia tertinggal dari Thailand dalam penggunaan bahan bakar ramah lingkungan

.


Source link

Check Also

Dibubarkan Jokowi, tugas KEIN dilimpahkan ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Warta.top – Pemerintah melimpahkan tugas dan fungsi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) ke Kementerian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *