Home / uang / Ekosistem Logistik Papua Bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekosistem Logistik Papua Bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Warta.top – Pemerintah membentuk National Logistic Ecosystem (NLE) berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.

NLE bertujuan untuk menyelaraskan arus barang internasional dan lalu lintas dokumen dari kedatangan alat angkut sampai barang tiba di gudang, berorientasi pada kerjasama antara instansi pemerintah dan swasta, melalui pertukaran data, penyederhanaan proses, penghapusan pengulangan dan duplikasi, dan didukung oleh sistem teknologi informasi yang mencakup seluruh proses logistik yang terkait dan menghubungkan sistem logistik yang ada.

Diharapkan daerah lain juga akan menerapkan sistem tersebut. Setelah diimplementasikan di Batam dengan Ekosistem Logistik Batam, kali ini implementasi juga dilakukan di wilayah Papua melalui Ekosistem Logistik Papua. Ekosistem Logistik Papua nantinya akan mendorong kegiatan ekspor di wilayah Papua.

Perwujudan Ekosistem Ekspor Papua dapat diwujudkan dengan bersinergi bersama dalam upaya membangun ekosistem ekspor yang baik sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Papua.

“Pengembangan kegiatan ekspor di Papua dan dan Papua Barat ditujukan untuk mendorong perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Papua, Akhmad Rofiq.

Beberapa program kerja dalam rangka mendorong ekspor melalui Ekosistem Logistik Papua antara lain fokus pada penguatan internal dan regional dengan mengubah pola pikir pegawai dan komitmen seluruh elemen dalam membangun klinik ekspor kembali dan penguatan sistem percepatan pelayanan, peningkatan sinergi dengan pihak terkait mulai dari pelaku usaha, masyarakat, kementerian dan lembaga lainnya, pemerintah daerah, jasa logistik, lembaga keuangan dan media, optimalisasi pendataan dan pembinaan pelaku usaha dengan menyusun big data dan pertukaran data dengan pemangku kepentingan, serta pembinaan pelaku usaha dengan memprioritaskan sinergi dan solusi, serta yang meningkatkan intensitas penyampaian informasi.

Dengan penerapan manajemen logistik yang baik diharapkan dapat meningkatkan ekspor di Papua Barat. Salah satu upaya mewujudkan hal tersebut, ekspor perdana dilakukan pada Rabu, 7 April 2021 oleh PT Bintang Megah Jaya Papua (BMJP) dengan barang komoditas berupa ikan tenggiri segar dan ikan kerapu segar dengan tujuan Singapura. Jumlah barang yang diekspor kurang lebih satu ton.

Berdasarkan data, kegiatan ekspor di wilayah Papua yang dilayani oleh Bea Cukai Sorong mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018 terdapat 1 eksportir dengan 19 dokumen pemberitahuan ekspor barang dan nilai devisa mencapai USD 2.631.965, pada tahun 2019 terdapat 3 eksportir dengan 107 dokumen PEB dan total devisa 3.400.868, pada tahun 2020 terdapat 8 eksportir dengan 267 dokumen PEB. dan total devisa mencapai 5.248.374, dan hingga Maret 2021 terdapat 7 eksportir dengan 110 dokumen PEB dan devisa mencapai USD 1.698.963.

Terakhir, kata dia, Ekosistem Logistik Papua merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mengelola logistik, khususnya di wilayah Papua. Sebagai salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Papua berharap sinergi dari instansi lain dapat menyukseskan program ini demi terciptanya dan pemulihan perekonomian di Papua dan di Indonesia. [hrs]

.


Source link

Check Also

UU Cipta Kerja diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan korupsi

Warta.top – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap, hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja (UU) dapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *