Home / uang / Dorong PNBP, KKP Percepat Pendataan Pelaku Usaha Perikanan di RI

Dorong PNBP, KKP Percepat Pendataan Pelaku Usaha Perikanan di RI

Warta.top – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang mempercepat pendataan pelaku usaha kelautan dan perikanan di seluruh Indonesia. Data pelaku usaha memiliki banyak kegunaan, antara lain sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan hingga acuan pelaksanaan program kerja kementerian.

Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi (Pusdatin) KKP, Budi Sulistiyo menjelaskan, saat ini KKP sedang menyusun kebijakan perimbangan komoditas perikanan sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kelautan. dan Sektor Perikanan.

Kebijakan ini sejalan dengan program prioritas yang dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, yaitu peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari subsektor perikanan tangkap. Keberhasilan implementasi keduanya diawali dengan penyediaan data yang lengkap dan akurat.

“Data pelaku usaha sangat penting. Selain untuk penentuan sampling frame, juga untuk survey produksi perikanan, ketertelusuran data produksi, distribusi bantuan pemerintah, pelayanan perizinan terintegrasi dengan One Single Submission (OSS), sehingga digunakan sebagai memantau kepatuhan dan pembayaran PNBP, “kata Budi. dalam keterangannya, Minggu (4/4).

Keseriusan KKP dalam pendataan dan pengelolaan data tertuang dalam Instruksi Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor B.147 / MEN-KP / III / 2021 tentang Percepatan Pendataan Pelaku Utama dan Penguatan Kualitas Pengelolaan Data. Menteri Trenggono bahkan menginstruksikan seluruh jajaran eselon I KKP untuk melengkapi pendataan pelaku usaha paling lambat tahun 2022.

Budi menambahkan, banyak hal teknis yang dilakukan pihaknya. Diantaranya adalah mengintegrasikan infrastruktur, membangun Data Center yang dilengkapi Disaster Recovery Center yang bekerja 7 hari 24 jam, secara bertahap mengintegrasikan antar aplikasi.

Selain itu, ia juga membentuk standardisasi data dan metadata untuk memastikan interoperabilitas data, memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) fungsional Administrasi Komputer (Prakom), Surveyor Statistik dan Pemetaan (Surta).

“Transformasi digital KKP salah satunya berupa pendataan hasil tangkapan ikan menggunakan timbangan online yang terintegrasi dengan Data Center,” kata Budi.

Terkait sumber daya manusia tersebut, BPS telah memberikan rekomendasi 950 Prakom dan 722 Ahli Statistik untuk berbagai jenjang fungsional. Kemudian pemetaan kebutuhan tenaga fungsional di sektor Surta sebanyak 701 sedang dalam proses konsultasi dengan lembaga pembina yaitu Badan Informasi Geospasial.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor perikanan tangkap mencapai Rp 12 triliun. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan mekanisme pasca produksi. Untuk itu, ia juga meminta agar harbormaster di pelabuhan perikanan sebagai garda depan bisa membantu mewujudkan hal tersebut.

“Saat ini mekanisme praproduksi masih dilaksanakan. Kita akan kaji agar tahun depan pungutan PNBP secara lengkap bisa dilakukan dengan mekanisme pascaproduksi,” kata Trenggono dalam rapat kerja teknis sang harbormaster, Belitung. , Minggu (28/3). [azz]

Baca juga:
Dukung Kemudahan Berbisnis, KKP Sederhanakan Regulasi Perikanan Tangkap
KKP dan jaksa menenggelamkan 10 perahu nelayan di Laut Natuna
KKP ingin semua negara melarang perdagangan plasma nutfah benih lobster
Kementerian Kelautan dan Perikanan menjelaskan mengapa Indonesia perlu mengimpor 3 juta ton garam
Protes Peraturan Menteri KKP, Penangkapan Nelayan Pengguna Cantrang Sumenep
Menteri Trenggono Targetkan PNBP Sektor Kelautan dan Perikanan Rp12 Triliun pada 2021

.


Source link

Check Also

UU Cipta Kerja diharapkan dapat berkontribusi dalam pencegahan korupsi

Warta.top – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap, hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja (UU) dapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *