Home / uang / Di tengah Pandemi, Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Di tengah Pandemi, Indonesia dan Singapura Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Menteri Koordinator Airlangga Hartarto. © 2019 Foto: Lutfi / Humas Econ

Warta.top – Pemerintah Indonesia dan Singapura berkomitmen untuk terus memperkuat dan meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral. Langkah ini diambil guna mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara yang berkelanjutan.

“Indonesia-Singapura menyepakati upaya luar biasa dan menghasilkan terobosan kebijakan baru untuk memastikan bahwa aspek protokol kesehatan yang ketat dan pemulihan ekonomi dapat berjalan seiring,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Pertemuan Tingkat Menteri Indonesia-Singapura ( PTM) pada hari Kamis. (15/10).

Pertemuan bilateral ini juga membahas pencapaian kerjasama ekonomi bilateral dari 6 (enam) Working Group (WG) diantaranya WG Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan Special Economic Zones (KEK), WG Investment, WG Transportation, WG Tourism, WG Employment , dan WG Agribisnis.

Airlangga bersama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Chan Chun Sing kemudian juga menyepakati progress report kerja sama 6 Working Group (Joint Report to Leaders) untuk dilaporkan dalam pertemuan kedua Kepala Pemerintahan berikutnya.

Melihat dampak pandemi yang masif dan sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi, para Menteri menggarisbawahi beberapa kesepakatan yang telah dihasilkan oleh kedua negara, antara lain (1) Ratifikasi Bilateral Investment Treaty (BIT); (2) Perjanjian Koridor Perjalanan (TCA); (3) Penandatanganan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B); dan (4) Kebijakan Reformasi Struktural Indonesia melalui UU Cipta Kerja.

Ia menyampaikan pentingnya kesepakatan tersebut sebagai upaya memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan. Selanjutnya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan BBK yang berbatasan langsung dengan Singapura, telah didirikan 2 (dua) KEK baru yaitu Nongsa Digital Park dan Batam Aero Technic.

Nongsa Digital Park dibangun di atas lahan seluas ?? 166,45 hektar dan target investasi Rp 16 triliun dan menyerap 16.500 tenaga kerja. Sedangkan Batam Aero Technic memiliki luas lahan 30 hektar dengan target investasi Rp. 6,2 triliun dan diperkirakan menyerap 9.976 tenaga kerja.

“Ditargetkan pada Desember 2020 kedua KEK sudah bisa memanfaatkan fasilitas dan insentif yang diberikan,” imbuhnya.

Baca selanjutnya: Pengembangan KEK Kendal …

.


Source link

Check Also

Menteri Koordinator Luhut tentang membangun rumah sakit internasional di Medan: agar Anda tidak pergi ke Penang untuk berobat

Warta.top – Menteri Koordinator Luhut tentang membangun rumah sakit internasional di Medan: supaya banyak orang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *