Home / uang / Daftar Industri yang Terkena Korona, Sektor Makanan dan Minuman Terbesar

Daftar Industri yang Terkena Korona, Sektor Makanan dan Minuman Terbesar

Warta.top – Startup layanan kasir digital untuk lebih dari 30.000 pedagang di Indonesia, Moka mencatat, ada beberapa industri yang terkena virus corona atau Covid-19. Di mana yang paling terpengaruh adalah industri makanan dan minuman (makanan & minuman).

Ini dilakukan dengan mengamati di 17 kota di Indonesia, terkonsentrasi di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Batam dan Bali. Dari 17 kota yang diamati, total 13 kota mengalami penurunan signifikan dalam pendapatan harian karena Covid-19.

Demikian juga, Bali dan Surabaya adalah dua kota yang mengalami penurunan pendapatan harian paling signifikan, dibandingkan dengan kota-kota lain yang masing-masing mengalami penurunan 18 persen untuk Bali dan 26 persen untuk Surabaya.

Sementara wilayah Jabodetabek juga mengalami penurunan pendapatan harian yang signifikan, tetapi tidak setajam Bali dan Surabaya. Daerah yang paling signifikan terkena dampak di wilayah Jabodetabek terjadi di Depok, Tangerang, Jakarta Jakarta Barat, dan Jakarta Timur.

Selain industri makanan dan minuman, industri jasa juga merupakan sektor yang dipengaruhi oleh virus korona. Dalam industri jasa, 10 dari 17 kota di Indonesia menunjukkan penurunan pendapatan harian yang signifikan. Lima kota dengan penurunan pendapatan harian yang paling signifikan adalah Depok, Bekasi, Jakarta Timur, Batam dan Bandung.

1 dari 1 halaman

Industri Lainnya

Sementara itu, industri ritel juga terpengaruh setelah industri makanan dan minuman. Dari 17 kota yang diamati, tujuh kota menunjukkan penurunan signifikan dalam pendapatan harian, yaitu Jakarta Barat, Tangerang Selatan, Depok, Jakarta Pusat, dan Bandung.

Meskipun hanya tujuh kota yang dipengaruhi oleh 17 kota, persentase penurunan pendapatan harian di industri ritel adalah yang paling signifikan dibandingkan dengan industri lain. Penurunan pendapatan harian terbesar terjadi di Jakarta Barat dengan penurunan pendapatan hingga 32 persen per outlet.

Dari data ini, Moka menyimpulkan bahwa industri F&B adalah industri yang paling terkena dampak COVID-19, yang melihat dampak paling luas. Namun, ketika melihat penurunan persentase terbesar dalam pendapatan harian, industri ritel mengalami penurunan terbesar, yang menurun sebesar 32 persen.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Ekonom: Perusahaan Rugi Harus Terus Membayar THR kepada Karyawan
Terkena Virus Corona, Majikan Meminta Tunda Pembayaran THR Karyawan
Permintaan Meningkat, Deterjen dan Peralatan Medis Produksi Industri Terus Didorong
Industri Telekomunikasi Meminta Bantuan Pajak dari Pemerintah
Pabrik susu milik Belanda senilai Rp3 triliun mulai dibangun
Presiden Jokowi: Saya Meminta Industri Pengiriman Diperkuat

.


Source link

Check Also

Adhi Karya Mendapat Untung 2019 Rp663,8 Miliar

Warta.top – PT Adhi Karya (Persero) Tbk membukukan laba bersih 1966 sebesar Rp663,8 miliar. Sementara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *