Home / uang / BTN Targetkan Penjualan Aset Non Performing Capai Rp430 Miliar

BTN Targetkan Penjualan Aset Non Performing Capai Rp430 Miliar

Warta.top – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar Asset Sales Festival di 4 kota besar di Indonesia yang ditargetkan bisa menghimpun dana Rp430 miliar. Ajang ini digelar secara offline dan online dengan mempertemukan investor, developer, penjual properti dan calon pembeli untuk meraup untung di bisnis properti.

Aset properti yang ditawarkan tidak hanya berasal dari kredit konsumer tetapi juga dari kredit komersial termasuk aset non-performing yang dikelola BTN Syariah.

“Asset Sales Festival secara rutin kami adakan untuk memberikan kesempatan emas bagi investor dan pengembang properti untuk berinvestasi pada aset properti murah yang dapat digunakan sebagai aset produktif,” ujar Direktur Remedial and Wholesale Risk Bank BTN, Elisabeth Novie Riswanti di sela-sela acara acara Aset. Sales Festival dikutip di Jakarta, Minggu (15/11).

Dijelaskannya, empat kota yang diincar dalam acara ini adalah Medan, Bandung. Surabaya dan Makassar. Menurut Novie, minat masyarakat sebagai investor sangat tinggi untuk berinvestasi di rumah bermasalah atau aset mangkrak.

BTN tidak hanya mengundang investor atau developer yang sudah terbiasa dengan bisnis perumahan, tetapi juga nasabah atau deposan utama yang tertarik untuk meraup untung dari bisnis rumahan yang bermasalah. “Jadi peluang usaha juga sangat besar untuk rumah bermasalah. Sehingga minat investor sangat besar,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara Asset Sales Festival yang diadakan di Medan pada awal November 2020, Bank BTN mencatatkan pembelian dari investor sebesar Rp 70 miliar. Sedangkan di Bandung, total aset yang ditawarkan mencapai Rp 1,2 triliun dengan 10.000 unit yang mayoritas berupa aset perumahan dan bangunan.

Menawarkan 13.733 Unit Aset

Pada acara serupa yang akan digelar di Surabaya dan Makassar, Bank BTN berencana menawarkan aset sebanyak 13.733 unit, dengan total nilai Rp 2 triliun berupa proyek rumah, tanah, hotel dan perumahan.

“Dari rangkaian acara Investor yang kami adakan, yang paling diminati investor adalah rumah termasuk tanah dan bangunan, dengan nilai aset mulai dari Rp 300 juta hingga Rp 500 juta dan sejumlah proyek perumahan. Pilihan ini disesuaikan untuk kebutuhan pasar perumahan yang masih tinggi, ”jelasnya. Novie.

“Kami juga memberikan kemudahan kemudahan bagi investor yang dalam proses pembelian properti karena dapat memanfaatkan produk kredit Bank BTN untuk menunjang aset properti yang mereka beli, antara lain produk lelang KPR, renovasi KMK atau produk lain yang relevan dengan pengembangan aset tersebut, ” dia menambahkan.

Dia menegaskan, BTN akan terus menjual aset non-performing yang tahun ini bernilai Rp. 11,6 triliun. Dari total aset yang siap dijual ini berkisar Rp. 7 triliun dan ditargetkan tahun ini bisa terjual sekitar Rp. 2 triliun.

Menurut Novie, dengan pemulihan aset yang baik, pada kuartal III tahun ini perseroan berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) bersih menjadi 2,26 persen dari posisi di bulan yang sama tahun sebelumnya yang berada di 2,33. tingkat persen. .

“Kami sangat ingin menjual aset non-performing tahun ini, sehingga bisa menurunkan NPL,” pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Tingkatkan Produktivitas Masyarakat, BTN dan Telkom Sebarkan Internet Gratis
Hingga Oktober 2020, Transaksi BTN Mobile Banking meningkat 36 persen
Perkuat Pembiayaan Perumahan, Atasan BTN Jajaki Kerja Sama dengan Jepang
Hingga September 2020, Bank BTN telah menyalurkan KPR senilai Rp15,6 triliun
Bank BTN mengincar dana ritel sebesar Rp 3,6 Triliun pada 2021
Strategi BTN Menjadi Bank Pembiayaan Perumahan Terbaik di ASEAN

.


Source link

Check Also

Tarif Tol Depok-Antasari Seksi 1 Naik Rp 500 menjadi Rp 1.000 Mulai 6 Desember 2020

Warta.top – Tarif Tol Depok-Antasari Seksi 1 naik mulai 6 Desember 2020 pukul 00.00 WIB. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *