Home / uang / Bisa ditiru, inilah rahasia sukses Netflix

Bisa ditiru, inilah rahasia sukses Netflix

Netflix. © digitaltrends.com

Warta.top – Pada tahun 2000, salah satu pendiri Netflix Reed Hastings memutuskan untuk pergi ke Dallas, Texas. Dia dengan gemetar meminta waktu untuk bertemu dengan CEO Blockbuster, raksasa senilai $ 6 miliar dengan 9.000 cabang di seluruh dunia.

Hampir 1.000 kali lipat ukuran Netflix, startup Hastings yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan penyedia film rumahan raksasa dan layanan rental game.

Hastings dan rekannya berpromosi ke CEO Blockbuster dan menawarkannya untuk membeli Netflix seharga $ 50 juta dan untuk itu dia akan membiarkan mereka menjalankan situs web Blockbuster sebagai layanan penyewaan video online. Sang CEO dengan tegas menolak.

Langkah CEO terbukti salah. Sepuluh tahun kemudian, Blockbuster bangkrut karena tidak dapat mengikuti inovasi Netflix, yang saat itu memiliki 167 juta pelanggan di seluruh dunia dan memproduksi film dan acara TV sendiri yang bahkan memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi.

Bagaimana Netflix bisa bergerak cepat ke titik sukses tepat ketika raksasa Blockbuster itu gagal? Ternyata jawabannya mudah saja.

Seperti dikutip Antara, pesan utama di sini adalah Netflix sukses karena budaya korporasinya yang unik. Budaya Netflix yang selalu menghormati orang, memprioritaskan inovasi, dan memiliki mekanisme kontrol sesedikit mungkin.

Dengan dasar ini, Netflix telah membangun nilai yang sangat besar, tumbuh 300 kali lebih cepat daripada indeks saham NASDAQ dalam 17 tahun. Terlebih lagi, sebuah survei pada tahun 2018 menempatkannya sebagai tempat kerja teratas di Silicon Valley. Mungkin yang paling mengesankan, tanggapannya cepat terhadap empat shift dalam industri seismik.

Netflix dimulai sebagai layanan langganan DVD-by-mail, lalu beralih ke streaming. Dari sana, Netflix mulai melisensikan konten asli yang diproduksi oleh studio lain, dan akhirnya, mulai memproduksi film dan acara TVnya sendiri.

Hastings percaya bahwa semua itu bermula dari fakta bahwa di Netflix, karyawannya menikmati lebih banyak kebebasan daripada perusahaan lain yang dia kenal. Kebebasan itu menginspirasi mereka untuk membuat keputusan yang lebih baik. Ini juga memudahkan untuk meminta pertanggungjawaban mereka.

Kesuksesan Netflix dibagikan oleh Hasting dalam bukunya No Rules Rules yang ditulis pada tahun 2020 yang menceritakan kisah perjalanan dongeng Netflix dan budaya penemuan kembali. Hastings sebagai co-Founder dan co-CEO Netflix serta software developer bersama Erin Meyer, Professor di INSEAD dan penulis The Culture Map menulis buku berjudul No Rules Rules.

Baca selanjutnya: Dongeng …

.


Source link

Check Also

Joe Biden Dinilai Dapat Mendorong Pemulihan Ekonomi Global

Warta.top – Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin menyambut positif pelantikan Presiden terpilih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *