Home / uang / Beri kelonggaran, Kemenhub mengizinkan maskapai angkutan penumpang berkapasitas 100 persen

Beri kelonggaran, Kemenhub mengizinkan maskapai angkutan penumpang berkapasitas 100 persen

Warta.top – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk sementara tidak memberlakukan aturan kapasitas penumpang maksimal 70 persen. Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Perjalanan Domestik Dengan Angkutan Udara Pada Masa Pandemi Penyakit Virus Corona (Covid-19), angka 5.

Sedangkan aturan ini berlaku mulai 9 hingga 25 Januari 2021.

“Pada saat berlakunya Surat Edaran ini, ketentuan mengenai penerapan asas penjagaan jarak di pesawat udara untuk kategori angkutan narrow body dan wide body jet yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri adalah sesuai dengan konfigurasi tempat duduk dan pengaturan tempat duduk penumpang. berdasarkan karakteristik penumpang maksimal 70 persen. “Load factor sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 13 Tahun 2020 nomor 4 huruf a, angka 12 tidak berlaku,” sebagaimana dikutip dari dokumen SE 3 / 2020, Senin (11/1/2021).

Padahal, dalam regulasi disebutkan akan disediakan 3 baris kursi yang diperuntukkan sebagai area karantina bagi penumpang pesawat yang mengalami gejala Covid-19.

Dengan demikian, selama periode 9-25 Januari, maskapai bisa menerapkan daya angkut hingga 100 persen. Hal itu diamini juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.

“Ya (daya dukungnya bisa sampai 100 persen),” ucapnya singkat saat dimintai konfirmasi oleh Liputan6.com.

Sedangkan bagi yang akan berangkat ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar harus menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif, sampel diambil dalam jangka waktu maksimal 2 x 24 jam atau hasil negatif tes antigen cepat, maka sampel diambil dalam jangka waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum pemberangkatan.

Sedangkan untuk tujuan selain Bali, penumpang pesawat menunjukkan sertifikat hasil uji RT-PCR negatif yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 3 x 24 jam atau hasil negatif uji antigen cepat yang sampelnya diambil dalam waktu a jangka waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [idr]

.


Source link

Check Also

Pemerintah Jokowi Dapatkan Dana Rp 7 Triliun dari Lelang 5 Surat Utang Negara

Warta.top – Pemerintah Jokowi dana terserap kembali sebesar Rp. 7 triliun hasil lelang lima seri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *