Home / uang / Berani berubah: menjelma menjadi penjual cupang

Berani berubah: menjelma menjadi penjual cupang

Warta.top – Menjual ikan cupang menjadi pilihan Agung Sriyono saat pandemi Covid-19. Saat aktivitas pembelian suku cadang mesin lamban, Agung melanjutkan ke pengolahan ikan cupang hias. Guna menunjang kondisi ekonomi keluarga.

Omzet mulai menurun pada Januari 2020. Kondisi memburuk sejak Maret 2020 atau dimulainya pandemi Covid-19 di Indonesia. Agung menyadari bahwa usahanya tidak mampu menghidupi keluarga dan karyawannya.

Alhasil, Agung mencari perusahaan yang cocok selama kondisi pandemi. Ide itu datang dari sang anak. Agung melihat anaknya membeli ikan cupang seharga Rp 8.000, Agung melihat potensi bisnis barunya.

Dia mulai merawat ikan cupang. Tapi gagal. Ikan cupang yang dirawatnya cepat sakit. Ia berinisiatif untuk melakukan penelitian tentang cara perawatan ikan cupang. Saat itulah Agung terkesima dengan warna ikan cupang yang ternyata sangat beragam dan menarik. Tak hanya itu, Agung juga kaget dengan harga ikan cupang yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan. Rupiah.

© 2020 Istimewa

Agung semakin antusias memiliki bisnis jualan ikan cupang. Agung sedang meneliti cara menjual ikan cupang, mulai dari membuka YouTube hingga permintaan para lansia berpengalaman.

“Untuk personal care, karena saya pemula, mungkin bagi saya agak sulit. Makanya setiap hari, sambil jalan-jalan sambil belajar, saya nonton tutorial, para senior yang di youtube banyak tutorial untuk maintenance, ”kata Agung. dalam program Dare to Change, kerjasama antara SCTV, Indosiar, Liputan6.com dan merdeka.com.

Bisnis ikan cupang dimulai. Agung dan adik laki-lakinya memulai usaha dengan modal Rp 25-30 juta. Tentunya semuanya bertahap, mulai dari membeli alat perawatan ikan hingga menyewa tempat.

“Awalnya modal awal usaha ini tidak terlalu besar. Mulai dari menyewa tempat, membeli peralatan, hingga membeli induk ikan,” kata Agung.

Agung menjualnya secara online dan offline. Ia menjelaskan sistem penjualan online melalui lelang Instagram. Agung menawarkan sekitar 30 ikan cupang hias kepada sejumlah pembeli. Bagi pembeli yang menawarkan harga tinggi, pembeli berhak mendapatkan ikan cupang. Alhasil, ikan cupang yang ia tawarkan bisa dijual dengan harga ratusan ribu rupiah.

Penjual ikan cupang

© 2020 Istimewa

“Untuk penjualan online, kami sering melelang langsung di Instagram,” kata Agung.

Kini pembeli ikan cupang datang dari hampir seluruh Indonesia.

“Pembelinya dari Manado, dari Gorontalo, dari Makassar, Pontianak, Samarinda, Batam, Aceh juga, Kupang. Ada juga NTB, Palembang. Pulau Jawa lebih banyak, ”kata Agung.

Awalnya keluarga Agung sangat pesimis dengan bisnis jual beli ikan cupang ini. Sekarang mereka beralih ke Agung. Tak hanya itu, sejumlah rekan Agung juga mengikuti jejaknya dengan berjualan ikan cupang.

“Jadi kasus cupang ini cikal bakal kita, menginspirasi teman-teman kita,” pungkas Agung. [noe]

.


Source link

Check Also

Mendag Soal Surplus Neraca Perdagangan: Kita Harus Tetap Waspada

Warta.top – Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus pada periode Januari hingga Agustus 2020 dengan nilai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *