Home / uang / Bandara Samarinda akan dilengkapi dengan sel surya sebagai energi alternatif

Bandara Samarinda akan dilengkapi dengan sel surya sebagai energi alternatif

Warta.top – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, melalui unit operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Samarinda, secara resmi menjalin kemitraan dengan PT Total Akses ke Solar (TATS) di Indonesia dengan mengadakan sewa peralatan surya fotovoltaik.

Kerja sama ini adalah salah satu proyek percontohan yang dipimpin oleh Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, serta di bawah rencana program aksi pemerintah. Program Pengurangan Gas Rumah Kaca Nasional (RAN-GRK).

Polana B Pramesti, Direktur Jenderal Penerbangan Sipil di Kementerian Perhubungan, menyambut baik dukungan yang diberikan oleh PT TATS Indonesia kepada Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil. Terutama untuk bandara APT Pranoto.

"Kami sangat menghargai dukungan yang telah dibawa. Mudah-mudahan ini bisa menjadi proyek percontohan dan kontribusi yang berguna bagi dunia penerbangan di Indonesia," kata Polana dalam pernyataan yang diterima oleh merdeka.com pada Senin (6/2). 11/25).

Kerjasama ini ditandatangani oleh Pranoto Dodi Dharma Cahyadi, Direktur Bandara APT, mewakili Direktur Jenderal Penerbangan Sipil, bersama dengan Lorenzo Mancini, Direktur Pelaksana Total Solar di Singapura, dibantu oleh Arividya Noviyanto sebagai sebagai direktur Total, dan Ismansyah, kepala departemen transportasi kota Samarinda.

Dalam presentasinya, Dodi mengatakan bahwa itu adalah inovasi baru milik Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil. Melalui kolaborasi ini, Bandara Pranoto APT memiliki sumber energi alternatif untuk mengurangi anggaran dan dapat menghasilkan energi terbarukan dari sel surya-nya.

"Kami bangga telah menyelesaikan kolaborasi ini karena ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, yang juga dapat mengurangi anggaran hingga 30%." penggunaan PLN ", jelas Dodi.

1 dari 1 halaman

Total Terminal Generator Terdistribusi Solar

Kolaborasi antara Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil dan CSR dari perusahaan Perancis ini didukung penuh oleh Total Solar Distributed Generator. Rencana tersebut akan dilaksanakan selama mungkin, mulai dari 6 bulan sejak penandatanganan sewa, untuk peralatan photovoltaic surya.

"Sel surya ini juga diharapkan dapat menyediakan listrik, terutama di terminal dan di menara bandara, dan kami berharap kerja sama ini akan mengurangi pengeluaran anggaran dan dapat diimplementasikan. secepatnya dan paling banter, "tambah Pak Dodi.

Sebagai informasi, bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto memiliki panjang landasan 2.250 x 45 m, terminal seluas 12.400 meter persegi dan celemek 300 x 135 meter persegi. Bandara Pranoto APT dapat melayani pesawat Boeing 737-800 dan menampung hingga 1,5 juta penumpang per tahun. Ini melayani 48 pergerakan pesawat per hari.

Selain itu, Solar Cell di Bandara APT Pranoto akan menghasilkan setidaknya 600 kW, dengan bantuan Colar Cell di atap gedung terminal APT Pranoto.

(Idr)

(tagsToTranslate) Bandara Samarinda (t) Bandara (t) Jakarta


Source link

Check Also

Direktur Ari Askhara dan Ex Garuda Indonesia diberhentikan dari Komisaris untuk Anak dan Cucu

Warta.top – Komisaris PT Garuda Indonesia Tbk kembali mengeluarkan surat pemecatan Ari Askhara di berbagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *