Home / uang / Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Meningkat menjadi Rp 677,2 Triliun

Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Meningkat menjadi Rp 677,2 Triliun

Warta.top – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa total anggaran dalam desain Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp677,2 triliun. Anggaran digunakan untuk mengatasi dampak penyakit virus korona 2019 (Covid-19) pada ekonomi domestik.

Dia merinci di bidang kesehatan pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp.87,55 triliun. Ini termasuk biaya untuk penanganan Covid-19, tenaga medis, tunjangan kematian, bantuan kontribusi untuk asuransi kesehatan nasional, pendanaan untuk satuan tugas dan insentif pajak di sektor kesehatan.

Kemudian untuk perlindungan sosial, pemerintah mengalokasikan Rp 203,9 triliun untuk program PKH, sembilan kebutuhan pokok, bantuan sosial untuk non-Jabodetabek dan Jabodetabek, kartu pra-kerja, diskon listrik, logistik untuk bahan makanan, dan dana desa BLT.

Selain itu, dukungan kepada UMKM dalam anggaran APBN Pemerintah adalah sekitar Rp 123,46 triliun. Alokasi ini digunakan oleh pemerintah untuk memberikan subsidi bunga, penempatan dana untuk restrukturisasi dan mendukung modal kerja untuk UMKM yang pinjamannya mencapai Rp10 miliar dan pengeluaran untuk jaminan pinjaman modal kerja darurat.

Untuk insentif bisnis, pemerintah juga santai dalam perpajakan dan sektor stimulus lainnya mencapai Rp 120,61 triliun. Itu diberikan agar mereka dapat bertahan hidup di tengah-tengah pandemi Covid-19.

1 dari 1 halaman

Sedangkan untuk sektor pembiayaan dan korporasi, termasuk penyertaan modal negara, pinjaman modal kerja darurat untuk UMKM padat karya, dan pengeluaran untuk premi risiko untuk pinjaman modal kerja untuk industri padat karya yang pinjamannya di atas Rp 10 miliar hingga Rp 1 triliun, termasuk jaminan untuk beberapa dana talangan milik negara sebesar Rp44,57 triliun.

“Itu termasuk dalam kategori pembiayaan korporasi, baik BUMN maupun korporasi padat karya di atas Rp 10 miliar hingga Rp 1 triliun dan non-padat karya,” kata Sri Mulyani setelah rapat terbatas, di Jakarta, Rabu (3/6).

Sementara itu, dukungan terbaru untuk sektoral serta Kementerian lembaga dan Pemerintah Daerah dianggarkan mencapai Rp 97,11 triliun. Jadi total penanganan Covid-19 berjumlah Rp667,2 triliun, “katanya. [azz]

Baca juga:
Jokowi Meminta Program Pemulihan Ekonomi Memprioritaskan Industri padat karya
Jokowi Meminta Konsep Berbagi Beban dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Bank Dunia Mengkritik Pemberian Insentif Pajak RI di Tengah Pandemi
Kementerian Keuangan Mengatakan Kehilangan Karena Korona Dilihat dalam Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Pertama
Menteri Koordinator Luhut: Dampak Virus Corona, PDB Negara Baru Dapat Dipulihkan dalam 5 Tahun
Pembukaan Sektor Ekonomi Dapat Dihormati Tekanan pada Pengusaha dan Pekerja

.


Source link

Check Also

Wakil Menteri BUMN: Penggunaan bahan baku pertaminik menjadi perhatian menteri koordinator Luhut

Warta.top – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa Menteri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *