Home / sepakbola / Tinta Emas Antonio Claudio di Sepak Bola Indonesia: Baru Berhenti di Persija, Juara 2 Kali

Tinta Emas Antonio Claudio di Sepak Bola Indonesia: Baru Berhenti di Persija, Juara 2 Kali

Warta.top – Bola.com, Jakarta Antonio Claudio masuk daftar pelaku sepak bola orang asing yang mampu membawa tim yang sama memenangi kompetisi kasta tertinggi Indonesia baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Dia melakukannya bersama Persija Jakarta saat ia menjadi pemain yang meraih trofi musim 2000-2001 dan menjadi asisten pelatih saat tim Kemayoran Tigers menduduki peringkat pertama klasemen akhir Liga 1 2018.

Di kanal Youtube Minangsatu, Toyo, panggilan akrabnya, menjadikan kemenangan bersama Persija sebagai momen paling berkesan dalam kariernya.

Apalagi saat ia mencetak satu dari dua gol Persija ke gawang Persebaya Surabaya pada semifinal Liga Indonesia 2000-2001 di Stadion Gelora Bung Karno, 4 Oktober 2001.

“Saya selalu ingat momen itu. Apalagi saya mencetak gol kedua ke gawang Persebaya yang saya bela musim sebelumnya,” kata Toyo mengenang pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Persija.

Seperti diketahui, Persija Jakarta akhirnya juara setelah mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 di partai puncak, 7 Oktober 2001.

Klub Padang Tetap Berakar

Asisten Pelatih Persija Antonio Claudio mengawasi para pemainnya saat latihan di SUGBK, Jakarta, Jumat (2/8). Jelang menghadapi Arema FC, Macan Kemayoran menggelar latihan tertutup. (Bola.com/YoppyRenato)

Meski sama-sama memenangkan trofi juara di kasta tertinggi Persija Jakarta, Toyo masih menyimpan kenangan kuat akan dua tim asal Padang yang pernah bekerja sama dengannya, yakni PSP dan Semen Padang (SP).

Prestasi terbaik Toyo bersama kedua tim adalah membawa promosi PSP dan SP ke kasta tertinggi. Bersama PSP, Toyo melakukannya pada tahun 1996 dan mengulang kesuksesan yang sama saat mengenakan kostum SP pada tahun 2010.

Toyo juga menemukan cintanya di Padang dan kemudian menikah dengan wanita dari kota itu, Deria Eldesmarni, yang memberinya dua orang anak, Priscilia Claudia dan Claudio Beckham. Di Padang, Toyo memutuskan masuk Islam pada tahun 2000.

Selain pernah membela SP, PSP, Persebaya dan Persija, Toyo juga tercatat mengenakan kostum Persib Bandung, Persibom Bolaang Mongondow, Persih Tembilahan, Chiangrai United (Thailand), dan Villa 2000.

Setelah gantung sepatu, Toyo beralih profesi sebagai trainer. Setelah menjadi asisten pelatih di Persija, ia pun melanjutkan kiprahnya bersama Borneo FC.

Tinta emas Antonio Claudio di sepakbola Indonesia: baru berhenti di Persija, menang 2 kali
Mantan pelatih dan asisten pelatih Persija Jakarta, Antonio Claudio. (Youtube Minangsatu)

Berpuluh-puluh tahun hidup dan berkarier di Indonesia, Toyo sangat paham dengan situasi dan kondisi sepakbola di tanah air.

Di mata Toyo, Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang tidak kalah dengan negara Asia lainnya bahkan Brazil. Namun, menurut Toyo, perkembangan sepakbola Indonesia sulit karena sangat dipengaruhi oleh faktor politik.

“Padahal, selain bakat, Indonesia didukung dengan suasana stadion yang sangat bagus,” kata Toyo.

Karena itu, Toyo berharap ada keinginan dan kesepakatan yang kuat antara pemegang saham sepak bola dan pemerintah.

“Intinya, sepak bola jangan sampai tertukar dengan politik. Kemampuan pemain akan berkembang karena persaingan berjenjang dengan jadwal yang teratur.”

Dia merujuk pada fakta di Brasil, negara kelahirannya. Seperti di Indonesia, lanjut Toyo, Brasil sedang menghadapi situasi politik dan juga terkena pandemi COVID-19.

“Tapi di Brasil, pemilihan dan kompetisi berjalan seiring,” kata Toyo.

Video

.


Source link

Check Also

Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, Suporter PSM Berharap Pembangunan Stadion Mattoanging Berlanjut

Warta.top – Bola.com, Makassar – Pendukung PSM Makassar Harapannya pembangunan Stadion Mattoanging tetap berjalan meski …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *