Home / sepakbola / Persaingan Belum Jelas, Salut 7 Pelatih Asing Ini Tetap Setia di Shopee Liga 1

Persaingan Belum Jelas, Salut 7 Pelatih Asing Ini Tetap Setia di Shopee Liga 1

Warta.top – Bola.com, Jakarta Masih banyak elemen Liga Shopee 1 setia di tengah ketidakjelasan persaingan. Termasuk pelatih asing. Mereka memilih bertahan hidup daripada meninggalkan Indonesia.

Robert Alberts, misalnya. Pelatih Belanda sedang menunggu konfirmasi dari Liga Shopee 1 dibandingkan meninggalkan Persib Bandung. Dia mengalami masalah kesehatan karena serangan jantung. Namun, dia bersikeras untuk tetap tinggal di Kota Kembang.

Seperti Robert Alberts, Stefano Cugurra Teco juga bertahan di Bali United. Setelah menang beruntun juara Liga 1, ahli strategi asal Brasil itu mengejar hat-trick juara di Indonesia.

Ada tiga pelatih asing di seberang Robert Alberts. Sergio Farias, Bojan Hodak, dan Edson Tavares. Ketiganya, karena berbagai alasan, meninggalkan Indonesia.

Kontrak Sergio Farias diputus oleh Persija Jakarta. Sedangkan Bojan Hodak tidak kembali ke PSM Makassar. Sedangkan Edson Tavares dipecat oleh Borneo FC.

Selain Robert Alberts dan Teco, masih ada lima pelatih asing yang bertahan Liga Shopee 1. Berikut ringkasannya:

Jacksen Tiago (Persipura Jayapura)

Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago (kiri) dan putranya, Hugo Samir. (Bola.com/Aditya Wany)

Separuh hidup Jacksen Tiago dihabiskan di Indonesia. Ia berada di sini sejak 1994 saat masih aktif sebagai pemain.

Selama karir kepelatihannya di Indonesia, Jacksen telah memenangkan tiga trofi Liga Indonesia. Semuanya diraih bersama Persipura.

Jacksen kembali ke Persipura pada 2019 setelah mencoba peruntungan di tempat lain seperti Penang FA dan Barito Putera. Pilihannya bertahan menjadi keuntungan bagi tim berjuluk Mutiara Hitam.

Dragan Djukanovic (PSIS Semarang)

Persaingannya belum jelas, salutlah 7 pelatih asing ini tetap setia di Shopee Liga 1
Pelatih kepala PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, saat memimpin pasukannya berlatih di Stadion Kebondalem, Kendal. (Dok. PSIS Semarang)

PSIS Semarang terancam ditinggalkan oleh Dragan Djukanovic. Meski demikian, ia tetap berstatus tim berjuluk Mahesa Jenar.

Dragan kembali ke Serbia setelah memilih tinggal di Indonesia selama pandemi COVID-19. Ia diizinkan oleh PSIS Semarang untuk pulang.

“Tidak apa-apa, sayang pelatih Dragan sudah sepuluh bulan berada di Indonesia dan tidak pernah pulang sama sekali. Jadi, pelatih Dragan bisa merindukan keluarganya dulu. Karena persaingannya juga tidak jelas,” ujar Chief Executive Officer (CEO) PSIS. . Semarang, Yoyok Sukawi.

Igor Kriushenko (Persikabo)

Persaingannya masih belum jelas, salutlah 7 pelatih asing ini tetap setia di Shopee Liga 1
Pelatih Tira Persikabo, Igor Kriushenko, melawan Arema FC dalam laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/3/2020). Tira Persikabo kalah 0-2 dari Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Igor Kriushenko hanya melatih Persikabo musim ini. Saat nasib kompetisi masih belum jelas, ia memilih setia kepada tim kebanggaan Kabupaten Bogor tersebut.

Igor bukan sembarang pelatih. Rekam jejaknya sebagai pembuat strategi cukup bagus. Ia pernah menangani sejumlah klub besar di kampung halamannya seperti BATE Borisov dan Dinamo Minsk.

Sebelum menerima lamaran Persikabo untuk Shopee Liga 1, ia menghabiskan dua tahun bersama timnas Belarusia sejak 2017.

Paul Munster (Bhayangkara FC)

Persaingannya belum jelas, salutlah 7 pelatih asing ini tetap setia di Shopee Liga 1
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster memberikan arahan kepada para pemainnya saat menghadapi Bali United pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jumat (13/9). Bhayangkara bermain imbang 0-0 melawan Bali United. (Bola.com/Yoppy Renato)

Paul Munster datang ke Bhayangkara FC pada pertengahan 2019. Ia direkomendasikan oleh mantan pelatih tim berjuluk The Guardian, Simon McMenemy.

Munster tidak memiliki sejarah yang mencolok sebagai seorang pelatih. Arsitek asal Irlandia Utara ini sebelumnya hanya menangani timnas Vanuatu dan sejumlah tim kecil di Swedia.

Bhayangkara FC masih mempercayakannya untuk memoles skuad bertabur bintang musim ini. Munster merespon dengan loyal dengan The Guardian meski persaingannya tidak jelas.

Dejan Antonic (PSS Sleman)

Persaingannya belum jelas, salutlah 7 pelatih asing ini tetap setia di Shopee Liga 1
Pelatih Madura United, Dejan Antonic, melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (5/8). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M iqbal Ichsan)

Karir Dejan Antonic memang seperti roller coaster di Indonesia alias tidak pernah konsisten. Ia terkadang dikagumi karena kepiawaiannya merumuskan strategi, namun ia juga kerap dikritik karena tim yang ia latih sudah tumbang.

Dejan ditunjuk sebagai pelatih PSS Sleman pada awal musim ini. Arsitek Serbia ini sebelumnya menangani Madura United dan Borneo FC.

Seperti kebanyakan pelatih asing, Dejan juga tetap bertahan di PSS di tengah ketidakpastian persaingan. Dia bisa saja kembali ke rumah keduanya, Hong Kong, tetapi pilihan itu tidak dibuat.

Video

.


Source link

Check Also

Bayern Munchen Kalahkan Atletico Madrid 4-0 | merdeka.com

Pemain Bayern Munich Kingsley Coman melepaskan tendangan mencetak gol ke gawang Atletico Madrid pada babak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *