Home / sepakbola / Merayakan HUT ke-63, Persiraja Diharapkan Menjadi Klub Kebanggaan Rakyat Aceh

Merayakan HUT ke-63, Persiraja Diharapkan Menjadi Klub Kebanggaan Rakyat Aceh

Warta.top – Bola.com, Aceh – Persiraja Banda Aceh sekarang 63 tahun. Memasuki nomor yang tidak bisa dianggap jagung, manajemen klub diharapkan menjadi lebih profesional dan terbuka serta transparan sehingga masyarakat Aceh bisa lebih dicintai.

Hal ini disampaikan oleh seorang pemimpin muda Aceh, Nasir Djamil. Menurutnya, dua hal terpenting yang harus dibuat Persiraja semakin banyak yang berprestasi mengelola SDM termasuk pemain dan tim pelatih serta tim manajemen resmi dan klub baik dari segi keuangan maupun bisnis.

“Saya berharap bahwa pada usia 63, Persiraja akan menjadi lebih dewasa dan tentu saja terampil dalam mengelola manajemen dan mengelola pemain. Jadi dua hal ini, saya pikir, harus sejalan, sehingga kemudian Persiraja akan semakin diperhitungkan dalam arena sepakbola nasional, “kata Nasir Djamil kepada Bola.com, Minggu (2/8/2020).

Lebih lanjut, pria yang kini terdaftar sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tersebut mengatakan, HUT Persiraja ke-63 harus dijadikan momentum untuk kebangkitan kembali sepakbola Aceh.

Sebab, Aceh dan Persiraja telah memantapkan diri sebagai juara di sepakbola nasional dan mampu melahirkan pemain yang sejak dulu berlangganan oleh tim nasional Indonesia.

Persiraja memenangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1980 dan berada di urutan ketiga dalam kompetisi Divisi Pertama 1993/1994. Dan memiliki beberapa pemain yang mampu menembus tim nasional Indonesia saat itu seperti Nasir Gurumud, Isnar, Irwansyah, Bustaman Ibrahim, Tarmizi Rasyid, Zulkarnain Zakaria, Mustafa Jalil dan Sisgiardi.

Untuk saat ini, beberapa pemain kelahiran Aceh juga dapat bersaing di 1 klub Liga top seperti Ismed Sofyan, Zulfiandi dan Mitahul Hamdi.

“Karena Persiraja memiliki sejarah memenangkan Liga yang dulu disebut Union. Jadi, modal ini sangat penting bagi Persiraja pada usia 63 sehingga Persiraja diharapkan bisa mengelola harapan masyarakat di Aceh. Sebab, untuk saat ini ikatan Persiraja sangat diharapkan bisa memenangkan Liga 1 musim pertama, “katanya.

Bangun Kepercayaan Rakyat Aceh

Tim Persiraja diskors selama tiga hari selama FIFA Matchday. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Membangun klub untuk menjadi lebih profesional akan menjadi tantangan bagi manajemen Persiraja saat ini. Pria yang tersenyum ini mengatakan, tidak perlu muluk-muluk bersekutu dengan klub Eropa, yang penting bagi manajemen Persiraja untuk memulai dengan membangun kepercayaan publik, terutama masyarakat Aceh.

“Tentu saja, pada usia 63, Persiraja membutuhkan dukungan dari masyarakat. Yah, harapan saya adalah untuk manajemen Persiraja, untuk mengelola manajemen mereka dengan cara modern sehingga dapat membangun kepercayaan publik di Persiraja,” katanya.

“Yah, oleh karena itu manajemen yang andal, manajemen terbuka, manajemen partisipatif akan membantu mendukung kepercayaan pendukung, sehingga Persiraja ke-63 pada usia tersebut akan sangat dicintai oleh masyarakat Aceh,” Nasir Djamil mengakhiri pembicaraan.

Videonya

.


Source link

Check Also

Kartika Ajie harus naik meja operasi, pelatih kiper Arema kaget

Warta.top – Bola.com, Miskin – Arema FC kehilangan penjaga gawangnya, Kurniawan Kartika Ajie hingga Liga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *