Home / sepakbola / Mengukur Kedalaman Pasukan Pemuda PSIS Semarang

Mengukur Kedalaman Pasukan Pemuda PSIS Semarang

Warta.top – Bola.com, Semarang – PSIS Semarang memiliki banyak pemain dengan usia yang relatif muda. Tercatat, ada delapan pemain yang dipromosikan dari tim junior ke tim senior Mahesa Jenar. Di setiap posisi, PSIS memiliki pemain muda sebagai aset masa depan. Mulai dari penjaga gawang hingga posisi penyerang.

Beberapa pemain muda PSIS musim lalu yang berusia di bawah 23 tahun dipertahankan. Diantaranya Muhammad Fadli, Tegar Infantrie, Andreas Chrismanto Ado, dan Fredyan Wahyu.

Beberapa dari mereka menjadi pemain pilar dan pelapis, terutama Fredyan Wahyu yang mampu menembus tim inti sebagai sayap belakang Baik. Mantan pemain PSMS Medan selalu menjadi pilihan utama.

Demikian juga dengan Tegar Infantrie, yang dapat belajar dari gelandang senior PSIS Jonathan Cantillana, Finky Pasamba, Septian David Maulana, ke Flavio Beck Jr.

Untuk Andreas Chrismanto Ado, ia kadang-kadang mendapat jam terbang sebagai penyerang, ketika duo Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto tidak dapat tampil.

Sementara Muhammad Fadli diprediksi menjadi kiper masa depan PSIS. Lulusan akademi PSIS ini dapat belajar banyak dari kiper senior seperti Jandia Eka Putra dan Joko Ribowo.

Amunisi Pendatang Baru

Gelandang PSIS Tegar Infantrie menyatakan kegembiraannya setelah timnya mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di minggu kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019) malam. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

PSIS menambah daftar pemain muda di Liga Shopee 2020. CEO PSIS Yoyok Sukawi mengklaim timnya memiliki 20 pemain di bawah usia 23 tahun.

PSIS mendatangkan pemain belakang berusia 19 tahun, Wahyu Prasetyo dari tim Liga 2, Cilegon United. Wahyu, yang memiliki kecepatan, telah dimainkan oleh Dragan Djukanovic selama minggu pertama melawan Persipura.

Kemudian Kartika Vedhayanto. Dia memiliki potensi untuk mengikuti jejak ayahnya yang merupakan salah satu legenda PSIS, Trimur Vedhayanto. Nama lain adalah Satya Mahir Raja yang merupakan dropout dari tim SAD Deportivo Castellon, Spanyol.

Dua amunisi muda potensial lainnya adalah Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga. Keduanya adalah anggota Tim Nasional Indonesia U-19 di bawah naungan Shin Tae-yong.

Kehadiran pemain muda sudah cukup untuk meningkatkan permainan PSIS. Berkat tangan dingin Dragan Djukanovic dan untuk memaksimalkan potensi pemain mudanya, PSIS berhasil memulai musim dengan baik.

Tonton video yang dipilih berikut:

.


Source link

Check Also

3 Gelandang Pejuang PSM di Era Liga Indonesia

Warta.top – Bola.com, Makassar – PSM Makassar mengalami kemuliaan di era ini sepak bola ketika …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *