Home / sepakbola / Mengenang Momen Persib, Airlangga Sutjipto: Saya dan Atep diajak Eka Ramdani

Mengenang Momen Persib, Airlangga Sutjipto: Saya dan Atep diajak Eka Ramdani

Warta.top – Bola.com, Jakarta Mantan striker Persib Bandung, Airlangga Sutjipto, menceritakan awal karirnya bersama tim asal Jawa Barat itu. Ternyata, peran Eka Ramdani berada di balik kesuksesannya bergabung dengan The Blue Prince.

Airlangga Sutjipto adalah striker lokal yang mampu bersaing memperebutkan menit bermain dengan penyerang asing yang aktif di Liga Indonesia. Pria kelahiran 22 November 1985 ini tercatat mengenakan sejumlah klub yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi.

Selain PersibAirlangga berseragam Delta Sidoarjo, Semen Padang, dan Sriwijaya FC. Ia juga pernah memperkuat timnas Indonesia dari level junior hingga senior.

Di kanal Youtube Republik Bobotoh TV, Ronggo, panggilan akrab Airlangga, mengungkap perjalanan kariernya sepak boladimulai dengan bergabung dengan sekolah sepak bola yang terletak di kompleks Bank Indonesia Pancoran, Jakarta Selatan.

Saat itu, Ronggo masih duduk di bangku sekolah dasar. Sebelum belajar sepakbola di SSB, Ronggo memang sudah mengenal kulit bulat. Apalagi kedua orang tuanya berlatar belakang pemain sepak bola.

Ayahnya, Bambang Sutjipto, dulu memakai kostum Persija. Sedangkan ibunya, Yati Sumaryati juga merupakan pesepakbola dari timnas Kota Bandung, Putri Priangan.

“Padahal, saat masih dalam kandungan, ibu saya masih sempat memperkuat timnya,” ujarnya Airlangga.

Pernah Ditawarkan untuk Masuk ke Ajax Academy

Melihat bakat sang anak, Bambang sempat menawarkan Ronggo untuk berlatih di Ajax Academy (Belanda). Namun, Ronggo menolak dengan alasan tidak berani tinggal di luar negeri sendirian. Saat itu, mendiang Ronny Pattinasarani, sang legenda timnas, melihat kemampuannya sebagai pelatih di SSB ASIOP Apacinti.

“Saya mendapat banyak ilmu dasar sepak bola dari almarhum,” kenang Ronggo.

Berlatih di SSB ASIOP Apacinti membuka jalan bagi Ronggo untuk memperkuat sejumlah tim dari tingkat pelajar hingga Pra-PON DKI. Ia juga memperkuat tim Porda Bogor.

Menariknya, meski ayahnya menjadi manajer Persija Jakarta, Ronggo menyandang status profesional pertamanya sebagai pemain Deltras Sidoarjo. Ronggo direkrut oleh manajemen Deltras yang saat itu sedang membangun tim dengan mayoritas pemain muda. Kebetulan saat itu, Ronggo baru saja memperkuat timnas U-20.

“Ayah selalu menekankan kepada saya untuk selalu berusaha keras mendapatkan apa yang diinginkannya.”

Aksinya bersama Deltras membuat Ronggo masuk dalam daftar call up timnas U-23 Peter White yang dipersiapkan untuk Sea Games 2007. Di tim itu, Ronggo sekamar dengan Atep dan Eka Ramdani, rekan satu timnya sejak tingkat SMP. “Saat itu Atep masih di Persija. Sedangkan Eka sudah ada di Persib,” jelas Ronggo.

Pindah ke Persib berkat rayuan Eka

Persahabatan yang baik membuat mereka bertiga berniat bermain sebagai satu tim di Liga Indonesia. Atep yang lebih dulu mengajak Eka dan Ronggo untuk menemaninya di Persija. Namun, belakangan justru Eka yang makin gencar merayu kedua sahabat itu untuk bergabung dengan Persib.

“Eka sering mengajak kami main futsal di Bandung. Disitulah Eka terus main mata. Awalnya saya kira dia hanya bercanda. Ternyata dia serius dan siap bertemu saya dengan Pak Umuh Muchtar yang saat ini menjabat sebagai wakil manajer. di Persib, “jelas Ronggo.

Kebetulan, kontrak Ronggo di Deltras sudah habis. Dan di saat bersamaan, Jaya Hartono, pelatihnya di Deltras juga pindah ke Persib.

“Om Jaya juga menawarkan saya ke Persib. Alhamdulillah proses saya ke Persib berjalan dengan baik. Akhirnya saya bisa bermain di klub impian saya sejak saya kecil,” kata Ronggo yang menghabiskan masa kecilnya di Bandung.

Video

.


Source link

Check Also

Nostalgia Robert Alberts di Ajax: Adik Johan Cruyff, 18 tahun, telah hijrah ke Amerika

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, pernah belajar di akademi Ajax …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *