Home / sepakbola / Kompetisi Vakum 4 Bulan, Barito Putera Miss Culinary Banjarmasin dan Keisengan Riyandi

Kompetisi Vakum 4 Bulan, Barito Putera Miss Culinary Banjarmasin dan Keisengan Riyandi

Warta.top – Bola.com, Banten – Bek tengah Barito Son, Dandi Maulana mengaku telah melewatkan kuliner dan komunitas Banjarmasin, tempat klub itu berada.

Maklum, Dandi Maulana sudah dijabarkan sejak lama membela tim berjuluk Laskar Antasari yang merupakan empat musim sehingga tentu saja mereka memiliki pengetahuan lebih dekat tentang kuliner khas dan komunitas Banjarmasin.

Dandi Maulana mulai rindu karena dia belum bersama selama empat bulan Barito Son karena kompetisi dihentikan.

Seperti diketahui, PSSI dan operator kompetisi menghentikan League 1 karena wabah virus korona. Dandi dan pemain profesional lainnya pulang ke rumah karena klub menghentikan kegiatan pelatihan bersama.

Lalu, spesialisasi kuliner apa dari Banjarmasin yang pemain kelahiran Serang, Banten, 17 Juli 1998?

Lontong Orari

Pertama adalah lontong orari. Komunitas Banjar khas Lontong memiliki cerita tersendiri. Disebut lontong orari karena pada saat kemunculannya, warung yang menjual sayur lontong sering dijadikan pangkalan bagi pecinta radio orari. Dari situlah muncul nama lontong orari.

Kue beras orari tidak jauh berbeda dengan kue beras sayur pada umumnya. Lontong terbuat dari rempah-rempah yang terbuat dari bumbu cabai merah, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, gula Jawa dan jahe. Yang membedakannya adalah adanya campuran daging gabus atau ikan haruan yang setengah matang. Sedangkan bahan dasar lainnya hampir sama dengan intan nabati, yaitu nasi, daun pisang, telur rebus, santan, dan kemiri.

Patin Bakar

Restoran Sambal gandaria Pondok Bakar Patin (Liputan6.com/Novi Nadya)

Patin Bakar khas masyarakat Banjar (Banjarmasin) adalah kuliner yang selalu dicari oleh para pelancong yang datang ke Banjarmasin.

Sebelum dibakar, lele segar dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, gula merah, jeruk nipis dan ditambah dengan saus tomat.

“Saya rindu kuliner khas Banjarmasin. Seperti lontong Orari dan Patin Bakar khas Banjarmasin. Saya selalu makan dua makanan ini secara rutin,” kata Dandi Maulana. Bola.com, Minggu (2/8/2020).

Selain dua kuliner di atas, tidak bertemu dengan teman-temannya selama empat bulan membuat penderitaan Dandi Maulana bahkan memuncak.

“Saya benar-benar merindukan tim, apa lagi lelucon dari para pemain senior dan teman-teman lain selain bahwa saya juga melewatkan pertandingan, saya benar-benar merindukan kegembiraan selama pertandingan,” katanya

Dari sekian banyak teman di tim, Dandi Maulana mengklaim ada sosok yang sangat dia rindukan, yaitu Muhamad Riyandi.

“Saya merindukan teman-teman saya, terutama Riyandi. Menurut saya, dia adalah orang penjara, satu pemikiran dengan saya. Semoga dia sehat selalu bersama Tim Nasional Indonesia,” kata Dandi.

Videonya

.


Source link

Check Also

Pulih Lebih Cepat, Hanif Sjahbandi Lakukan Latihan Normal Bersama Arema

Warta.top – Bola.com, Miskin – Gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi divonis mengalami cedera serius pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *