Home / sepakbola / Dwi Kuswanto menyempatkan diri melatih kiper muda di Tuban sebelum kembali ke Persikabo

Dwi Kuswanto menyempatkan diri melatih kiper muda di Tuban sebelum kembali ke Persikabo

Warta.top – Bola.com, Jakarta Kiper Persikabo, Dwi Kuswanto, cukup peduli dengan perkembangan generasi muda sepak bola Indonesia. Sambil memanfaatkan waktu luangnya karena tidak ada kompetisi yang sedang berjalan, kiper Persikabo ini membagikan ilmunya kepada para pemain muda, khususnya yang ingin menjadi penjaga gawang di kampung halamannya di Tuban.

Persikabo kini telah kembali melaksanakan latihan bersama setelah meninggalkan para pemain selama dua pekan. Sebelum berangkat ke Bogor untuk bergabung kembali dengan Persikabo, Dwi Kuswanto menyempatkan diri untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan puluhan kiper muda yang sedang menempuh pendidikan di sebuah sekolah sepak bola di Tuban.

“Panggil hati, sembari memanfaatkan waktu senggang untuk berbagi ilmu dengan para kiper muda di GK Center Academy Tuban. Sehingga nanti ada penerusnya. Kebetulan saya menggendong anak kelahiran 2010, jadi saya hanya mengajarkan teknik dasar saja, kata Dwi Kuswanto kepada Bola.com, Kamis (19/11/2020).

Menurut Dwi Kuswanto, pemain muda masa kini patut bersyukur karena tempat menimba ilmu yakni SSB sudah menjamur dari ujung barat Indonesia hingga ujung timur.

Satu hal yang menurut kiper penting Persikabo Oleh karena itu, rajin latihan, fokus, dan kemauan untuk bekerja keras menjadi kuncinya agar ke depan anak-anak ini bisa mengikuti jejak karir seniornya yang kini bermain di Liga 1 dan Liga 2.

Pembinaan Sepak bola Saat ini tidak sulit

Kiper baru Tira Persikabo, Dwi Kuswanto. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Sudah tidak ada alasan lagi para pemain muda untuk tidak bisa memberikan prestasi bagi daerahnya masing-masing, juga bagi bangsa dan negara, mengingat begitu mudahnya mencari akademi dan sekolah sepak bola di era ini.

“Pembinaan saat ini sangat mudah ditemukan di daerahnya masing-masing. Sudah banyak orang yang memiliki izin kepelatihan dan banyak yang mendirikan akademi, berbeda dengan masa lalu saya. Jadi, pemain muda zaman sekarang harus lebih berprestasi,” kata Dwi Kuswanto.

“Saya tidak tahu SSB, saya hanya bermain dengan bola plastik. Dulu SSB sangat jauh dari kampung saya, jadi saya hanya bermain bola plastik di kampung,” kata sang kiper. Persikabo bahwa.

“Lalu ada orang Surabaya, Pak Agus Wibowo, lihat penampilan saya. Akhirnya saya diajak ke tuban dan disuruh ikut seleksi. Alhamdulillah saya juga ketahuan, ”lanjutnya mengakhiri percakapan.

Video

.


Source link

Check Also

Hargianto Berharap Bhayangkara Solo FC Bisa Tampil di Markas Baru

Warta.top – Bola.com, Jakarta – Bhayangkara FC kini menyematkan kata Solo pada namanya setelah dipastikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *