Home / sepakbola / Duel Pelatih Persebaya vs Persela di Piala Menpora: Reuni Aji Santoso dan Didik Ludianto

Duel Pelatih Persebaya vs Persela di Piala Menpora: Reuni Aji Santoso dan Didik Ludianto

Warta.top – Bola.com, Bandung – Persebaya Surabaya Syaratnya, Tim Bajul Ijo harus menang saat bertemu Persela Lamongan di Grup C di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (3/4/2021).

Pertandingan ini menjadi perhatian dengan melahirkan duel pelatih dari kedua tim, yakni Aji Santoso dan Didik Ludianto (Persela). Dalam level dan pengalaman, ada perbedaan yang tidak seimbang di antara keduanya.

Kedua pelatih sudah bekerja sama di Persela pada musim 2018 dan 2019. Aji Santoso saat ini menjadi pelatih kepala tim senior Didik Ludianto menyempurnakan tim U-19.

Aji sudah menjadi salah satu pelatih miskin pengalaman melintang dan kaya dalam kompetisi tanah air. Arsitek tim berlisensi AFC Pro juga mahir mengelola taktik untuk mengalahkan lawan.

Tak lupa, pelatih berusia 50 tahun itu juga pintar mendidik pemain muda, termasuk beberapa nama yang saat ini ada di skuad Persela.

Sedangkan Didik sendiri masih memiliki lisensi A AFC. Sebelum diberi amanah menjadi pelatih kepala di Piala Menpora 2021, pria asal Bojonegoro ini lebih sering dipercaya sebagai asisten pelatih Laskar Joko Tingkir.

Didik Ludianto memang masih bukan sosok asing bagi Persela dan sudah bersama klub asal Kota Soto itu sejak lama. Memiliki pengalaman yang lebih lengkap sebagai asisten pelatih bukan berarti Didik bisa dipandang sebelah mata.

Sosok ini juga dikenal sebagai pelatih jenius dan pernah membawa Persela U-21 menjuarai Liga Super Indonesia 2010-2011. Hal itulah yang membuka pintu karirnya sebagai asisten pelatih mulai dari Miroslav Janu, Eduard Tjong, dan Stefan Hansson, serta mendampingi Nilmaizar.

Hal itu juga dibuktikan dengan keberhasilan Persela yang belum pernah kalah di Grup C Piala Menpora pada 2021. Mereka mampu menahan serangan Madura United dalam laga yang berakhir 1-1, Kamis (1/4/2021). .

“Kami tidak memiliki banyak persiapan dan itu adalah pertandingan yang sulit. Sekarang para pemain saya benar-benar istirahat, karena itulah yang kami butuhkan hari ini. Malam ini kami melakukan evaluasi pertandingan, dan langsung bersiap menghadapi Persebaya. Secara teknis siap, semoga maksimal, ”kata Didik.

Jadwal Padat Persela

Pelatih Persela, Didik Ludianto. (Bola.com/Aditya Wany)

Di sisi lain, Persela asuh Didik Ludianto menghadapi situasi yang sulit dengan jadwal yang padat. Mereka hanya punya waktu istirahat satu hari untuk melawan Persebaya.

Persela juga belum bisa menjamin akan bisa memainkan gelandang Zah Rahan untuk tampil di laga ini. Pasalnya, pemain berpaspor Liberia tersebut masih terkendala administrasi untuk menunjukkan kemampuannya di fase grup Piala Menpora.

Dengan kemampuan dan pengalaman kedua pelatih tersebut, patut ditunggu seperti apa permainan yang akan dimainkan masing-masing tim.

Persebaya sendiri sudah mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Kemenangan atas Persela akan memberi mereka sembilan poin.

Perolehan angka tersebut memastikan Persebaya akan menjadi juara grup karena pesaing terdekatnya, Madura United dan PSS Sleman, hanya memiliki empat poin.

Hanya saja tim dari City of Heroes tidak bisa kehilangan kekuatan penuhnya di pertandingan ini. Pasalnya, gelandang bertahan Muhammad Hidayat telah diskors dari bermain. Kemudian, striker Rifaldi Bawuo mengalami cedera hamstring berulang.

Meski begitu, Persebaya lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Pasalnya, mereka mampu tampil impresif meski berisi pemain muda. Rekor pertemuan dengan Persela juga menunjukkan Persebaya lebih baik.

Dari enam pertemuan terakhir, Persebaya mampu memenangkan tiga di antaranya, dibandingkan dengan dua kemenangan Persela. Rekor ini menjadi aset positif tim Bajul Ijo memenangkan pertandingan.

Pertemuan ini menarik karena ada sejumlah eks pemain Persela di skuat Persebaya saat ini. Sebut saja Arif Satria, Ady Setiawan, Hambali Tholib, dan Samsul Arif. Bahkan, Aji Santoso juga melatih Persela.

“Kami tidak aman jika kami belum menang melawan Persela. Semua masih punya peluang. Jadi saya katakan kepada para pemain jangan lengah. Fokus pada pertandingan dan berikan yang terbaik,” kata Aji Santoso, pelatih Persebaya.

Selain itu, pertandingan ini menjadi perhatian dengan melahirkan duel pelatih dari dua tim, yakni Aji Santoso dan Didik Ludianto (Persela). Dalam level dan pengalaman, ada perbedaan yang tidak seimbang di antara keduanya.

Tonton Video Unggulan Kami:

.


Source link

Check Also

3 Pemain Yang Tanpa Sadar Menjadi Bintang Menpora Cup 2021: Kapten, Pemimpin, dan Legenda PSM Ber

Warta.top – Bola.com, Solo – Bukan hanya klub yang diminati Piala Menpora 2021, pemain juga. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *