Home / sepakbola / Arema FC Menolak Tanggung Jawab jika Ada Pemain yang Cedera karena Keterlibatan Tarkam

Arema FC Menolak Tanggung Jawab jika Ada Pemain yang Cedera karena Keterlibatan Tarkam

Warta.top – Bola.com, Miskin Absennya Shopee Liga 1 sebagai kompetisi profesional yang harus ditunda hingga awal 2021 membuat banyak pemain yang berlaga di dalamnya tergiur untuk bermain di turnamen antarkota (tarkam). Arema FC mengonfirmasi bahwa manajemen klub tidak akan bertanggung jawab atas para pemainnya yang mengikuti turnamen serupa.

Selain menjaga kondisi, para pemain yang mengikuti tarkam memang bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Pemain Arema FC, yang sudah absen sejak 30 Oktober lalu, terlihat bermain dengan tim amatir di kampung halamannya.

Mengomentari kemungkinan para pemain tidak hanya berlatih bersama tim amatir, namun mengikuti turnamen tarkam, General Manager Arema FC Ruddy Widodo menegaskan pihaknya tidak akan bertanggung jawab atas potensi ancaman cedera yang bisa dialami pemain. karena terlibat dalam pertandingan tarkam.

“Sudah saya sampaikan ke tim kepelatihan. Kita tidak bisa melarang pemain untuk ikut syuting saat liburan seperti ini. Tapi, kalau cedera saat syuting, itu bukan tanggung jawab klub,” kata Ruddy Widodo.

Apa yang disampaikan General Manager Arema FC cukup beralasan. Mengingat ada beberapa kasus cedera serius yang dialami pemain profesional saat nekat mengikuti tarkam.

Lain halnya jika pemain tersebut cedera saat sesi latihan atau pertandingan dengan Arema FC. Tentu itu tanggung jawab klub.

Saat ini tidak ada pemain Arema FC yang berpartisipasi dalam turnamen tarkam. Mereka hanya terlihat berlatih santai bersama tim di kampung halaman masing-masing, seperti yang dilakukan Syaiful Indra Cahya, Ahmad Alfarizi, Jayus Hariono, dan pemain lainnya.

Harus Menjaga Kondisi dan Kesehatan

Kuncoro, penjagal Arema era Galatama yang kini menjadi asisten pelatih tim Singo Edan. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Untuk asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, sebenarnya para pemainnya jago berlatih di lapangan, begitu kondisi dan kondisi perasaan bola mereka tetap terjaga. Namun, ia juga berharap para pemain bisa tetap menjaga kondisi dan kesehatannya selama pandemi COVID-19 ini, mengingat libur yang diberikan Arema FC cukup panjang.

Jika para pemain tidak berlatih sama sekali, tim pelatih harus mulai berlatih lagi. Namun dari Agustus hingga Oktober, Hendro Siswanto dkk. program pelatihan galvanis sehingga menjadi yang terbaik. Sayangnya, kompetisi tersebut ditunda dan digelar Oktober lalu.

Rencananya, Arema FC akan kembali menggelar latihan pada 30 November 2020. Namun, rencana tersebut bisa ditunda lagi jika turnamen pramusim antar klub Jatim pada Januari 2021 dibatalkan.

“Kalau Januari tidak ada turnamen, liburnya lebih lama. Kemungkinan besar hingga Desember. Baru pada pertengahan atau akhir bulan itu pelatihan bisa digelar lagi,” ujarnya.

Video

.


Source link

Check Also

Memanfaatkan waktu luang saat Shopee Liga 1 belum diluncurkan, gelandang Persib mulai berbisnis

Warta.top – Bola.com, Bandung – Begitu banyak waktu luang ketika kompetisi Shopee League 1 belum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *