Home / sepakbola / 3 Pemain Senior PSM dengan Kontribusi Terbanyak Membawa Tim ke Perempat Final Piala Menp

3 Pemain Senior PSM dengan Kontribusi Terbanyak Membawa Tim ke Perempat Final Piala Menp

Warta.top – Bola.com, Makassar PSM Makassar membuat sensasi di Piala Menpora 2021. Juku Eja menjadi tim pertama di Grup B yang memastikan lolos ke perempat final. Padahal, mereka sadar Miskin dengan sejumlah masalah.

Selain dibayangi sanksi FIFA akibat tunggakan gaji pemain, mayoritas pilar Juku Eja musim 2020 sudah tidak ada lagi bersama tim. Skuat Syamsuddin Batola tercatat sebagai tim terakhir yang menggelar latihan.

Itu juga setelah manajemen PSM akhirnya memutuskan untuk berpartisipasi menjelang masa tenggang konfirmasi kepesertaan. Sedangkan tiga pesaing di Grup B adalah Borneo FC Samarinda, Bhayangkara Solo FC, dan Persija Jakarta gencar-gencarnya melakukan persiapan plus merekrut pemain lokal dan asing untuk memperkuat tim masing-masing.

Pada saat persiapan yang ketat, PSM memang mendatangkan sejumlah pemain baru. Namun, status mereka adalah pemain yang kontraknya tidak lagi diperpanjang oleh klub lamanya. Sebut saja Patrich Wanggai, Abdul Rachman, Sutanto Tan, dan Nurhidayat Haji Haris.

Alhasil, PSM pun digadang-gadang menjadi incaran tim-tim peserta lain di Grup B. Padahal, PSM menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Grup B. Di laga pertama, Persija dihancurkan dengan skor 2-0. . Bhayangkara ditahan imbang 1-1 di matchday kedua. Terakhir, Juku Eja meraih tiket perempat final usai bermain seri 2-2 melawan Borneo FC.

Pencapaian ini mengubah status PSM. Dari tim underdog hingga kuda hitam yang berpotensi merebut trofi Piala Menpora. Keberhasilan sementara PSM ini tidak lepas dari kerja keras dan kerja sama tim yang mereka tunjukkan selama di Malang.

Terlepas dari kepiawaian Syamsuddin Batola dalam merumuskan strategi, peran para pemain senior dalam tim tidak bisa dipungkiri. Bola.com menilai ada 3 tiga pemain senior yang pantas disebut sebagai sosok penting di balik kesuksesan PSM menembus perempat final Piala Menpora.

Siapa mereka? Mari kita gulir ke bawah untuk mencari tahu.

1. Zulkifli Syukur

Pemain PSM Makassar, Zulkifli Syukur. (Bola.com/Abdi Satria)

Sosok Zulkifli Syukur memang pantas disebut sebagai pemain senior dengan peran paling krusial. Meski sudah berusia 37 tahun, eks bek timnas Indonesia itu tampil penuh dalam tiga pertandingan PSM di Grup B Piala Menpora 2021.

Tekad, totalitas dan kepemimpinannya di lapangan hijau membuat skuad Juku Eja yang tampil dengan karakter khas Makassar yang cepat dan keras ini mampu mengejutkan para pesaingnya di Malang.

Sebelumnya, saat kompetisi dihentikan akibat wabah COVID-19, Zulkifli dikenal sebagai penggagas dan pemersatu para pemain asal Makassar untuk menjaga kondisi dan kebersamaan.

Ia menjadi pemain sekaligus pelatih tim amatir Katti-Katti FC yang didominasi oleh para pemain PSM. Selain Katti-Katti FC, Zulkilfi bersama pemain lainnya membentuk tim amatir lainnya, Pagolo Sulawesi. Mereka rutin berlatih dan menjalani cobaan.

Tidak hanya di Makassar dan sekitarnya, tapi juga di Jakarta. Alhasil, dengan fisik, stamina, dan kebersamaan yang terjaga, ternyata Zulkifli dan kawan-kawan hanya perlu membina mental untuk bertanding di masa persiapan jelang Malang.

2. Rasyid Bakri

psm
Gelandang PSM Makassar, Rasyid Bakri. (Bola.com/Abdi Satria)

Peran Rasyid Bakri sebagai penyeimbang lini tengah PSM sangat sentral dalam tiga laga yang dimainkan PSM di Grup B. Eks gelandang Timnas Indonesia U-23 ini tak hanya piawai memotong serangan lawan, ia juga menjadi pemasok bola bagi Garis depan Juku Eja.

Penampilan energiknya di lapangan hijau membuat pria kelahiran Gowa, 17 Januari 1991 ini pantas mendapat julukan ‘Sang Pangeran’ dari pujaan suporter PSM.

Bagi Rasyid, Piala Menpora 2021 menjadi ajang pembuktian kapasitasnya sebagai gelandang pembeda. Sebelumnya, dirinya selalu berada di bawah bayang-bayang Wiljan Pluim di pentas Liga 1.

Bahkan, ia digadang-gadang menjadi penerus seniornya, Syamsul Chaeruddin yang memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2018 lalu.

Kesetiaan Rasyid dengan PSM tak perlu diragukan lagi. Ia memakai kostum Juku Eja sejak 2011 dan tidak pernah berpindah klub meski kerap mendapat tawaran menggiurkan dari tim lain.

3. Zulham Zamrun

3 pemain senior PSM dengan kontribusi terbanyak memimpin tim untuk mencapai babak perempat final Piala Menp
Zulham Zamrun mengikuti sesi latihan PSM Makassar di Lapangan Bosowa Sports Center, Jumat (12/3/2021). (Bola.com/Abdi Satria)

Zulham Zamrun berusia 33 tahun. Kecepatannya tidak sebaik saat menjadi top skorer Piala Presiden 2015 dan Piala Indonesia 2018/2019. Namun, kemampuannya yang di atas rata-rata membuat pemain asal Ternate ini tampil beda untuk PSM di Piala Menpora 2021.

Baik saat berperan sebagai winger atau gelandang serang yang berdiri di belakang striker. Pada Piala Menpora 2021, Zulham tampil dua kali sebagai starter PSM, yakni melawan Bhayangkara Solo FC dan Borneo FC Samarinda.

Ia tidak tampil pada laga perdananya melawan Persija karena dianggap tidak fit usai menjenguk anaknya yang sakit sebelum PSM berangkat ke Malang. Penampilan terbaik Zulham di Piala Menpora terlihat saat ia mencetak gol kedua PSM ke gawang Borneo FC di matchday ketiga.

Dengan tendangan bebas yang akurat, Zulham mampu memasukkan bola ke sudut kiri gawang Borneo FC yang dijaga oleh kiper Angga Saputro.

Tonton Video Unggulan Kami:

.


Source link

Check Also

Bali United Ditendang PSS dari Menpora Cup: Kegagalan percobaan Teco terhadap Samuel Reimas

Warta.top – Bola.com, Bandung – Eksperimen Stefano Cugurra Teco dengan Samuel Reimas gagal total. Penjaga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *