Home / peristiwa / Warisan budaya takbenda dunia yang didefinisikan oleh Pencak Silat oleh Unesco

Warisan budaya takbenda dunia yang didefinisikan oleh Pencak Silat oleh Unesco

Tim Indonesia Pencak Silat dalam kategori seni tim wanita. © 2018 Warta.top/Imam Buhori

Warta.top – Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) telah memasukkan tradisi Pencak Silat, yang diusulkan Indonesia untuk dituliskan dalam Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda kemanusiaan.

"Ditentukan pada hari Kamis, 12 Desember 2019 pukul 21:59, waktu Bogota Kolombia, waktu Amerika Latin atau 21:59 WIB, oleh Ketua Komite Maria Claudia Lopez Sorzano, sebagai Wakil Menteri Kebudayaan dan Rekreasi Kolombia, "kata direktur warisan budaya dan diplomasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nadjamuddin Ramly di Jakarta, Kamis (12/12) malam. Seperti dilansir Antara.

Pencak Silat dikenal luas sebagai jenis seni bela diri, Pencak Silat sebenarnya adalah salah satu tradisi di Indonesia dan telah diturunkan dari generasi ke generasi.

Dia mengatakan bahwa ada empat aspek Pencak Silat, yaitu mental-spiritual, bela diri, seni dan olahraga. Nilai-nilai, makna dan filosofi yang terkandung menjadikan tradisi bela diri Indonesia salah satu barang budaya takbenda Indonesia (WBTb) yang harus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO mengadakan sesi pada tanggal 9 dan 14 Desember 2019 di Bogota, Kolombia dan dihadiri oleh Wakil Duta Besar / Wakil Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB. UNESCO Surya Rosa Putra, Duta Besar Indonesia untuk Kolombia Priyo Iswanto, Direktur Warisan Budaya dan Diplomasi Nadjamuddin Ramly, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, serta tim lain delegasi Indonesia.

Selama sesi itu, 24 negara anggota Komite membahas enam permintaan perlindungan mendesak, 42 ​​nominasi ke Daftar Perwakilan dan tiga daftar proposal pengamanan yang baik.

Sekretariat UNESCO menekankan pentingnya basis data budaya dan proses inventarisasi kekayaan budaya, termasuk Pencak Silat. Ini dapat dicapai dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, baik pemerintah, masyarakat dan akademisi terkait seni bela diri tradisional.

1 dari 2 halaman

Usulkan warisan budaya

Nadjamuddin mengatakan bahwa proyek Pencak Silat di UNESCO telah dilaksanakan oleh pemerintah melalui Direktorat Warisan Budaya dan Diplomasi, Direktorat Jenderal Kebudayaan. Sebelum diusulkan ke daftar Komite Antarpemerintah UNESCO (ICH), warisan budaya harus terlebih dahulu melalui tahap pendaftaran dan penentuan.

Pendaftaran dapat diakses di halaman https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/ dan dapat dilakukan oleh semua orang dengan mengisi formulir dan mengunggah foto dan video warisan budaya yang akan direkam. Warisan budaya yang dimasukkan ke dalam data registrasi akan digunakan sebagai data pendirian yang diusulkan.

Proses penentuan dimulai dengan proposal dari Kantor Kebudayaan Provinsi ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Proposal tersebut kemudian diperiksa oleh tim ahli WBTb dan akan dinilai kemudian untuk dianggap sebagai warisan budaya takbenda Indonesia. Hingga 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan 1.086 WBTb orang Indonesia.

Pencak Silat dari berbagai provinsi telah ditetapkan sebagai WBTb Indonesia, termasuk Penca Jawa Barat, Silek Minang Sumatera Barat, Silek Tigo Bulan Riau, Pencak Silat Bandrong Banten, Silat Beksi dan Silat Cingkrik DKI Jakarta.

Naskah Pencak Silat berjudul Tradisi Pencak Silat diterima oleh Sekretariat ICH UNESCO pada Maret 2017 dengan nomor referensi IDN-01391. Naskah yang diterima disertai dengan formulir persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (FPIC) dari komunitas Pencak Silat, daftar penentuan WBTb, dokumentasi foto dan video dan studi universitas sebagai data pendukung.

2 dari 2 halaman

Pencak Silat melengkapi 10 warisan budaya Indonesia untuk dunia

Dengan dimasukkannya Pencak Silat dalam daftar Komite Antarpemerintah UNESCO (UNESCO IPAC), ini akan menambah 10 jumlah warisan budaya Indonesia di dunia setelah sebelumnya ada ketentuan untuk Keris, Wayang, batik, Pelatihan Batik, Angklung, Tari Saman, Noken, tiga genre tari tradisional Bali dan Pinisi.

Dia lebih lanjut menyatakan bahwa ada lima rencana tindakan untuk pengelolaan Pencak Silat yang akan dilaksanakan jika dimasukkan dalam daftar ICH UNESCO, yang termasuk Pencak Silat dalam konten lokal, mendukung festival lokal dan internasional, menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia, menerbitkan buku-buku Pencak Silat terkait, serta inventaris berkelanjutan dan upaya dokumentasi.

Menurutnya, kerja sama diperlukan antara pemangku kepentingan Pencak Silat seperti sekte, universitas, komunitas, akademisi, pemerintah dan pengamat Pencak Silat.

Usulan Pencak Silat ke daftar ICH UNESCO adalah bukti bahwa pemerintah hadir dan telah bekerja dengan komunitas budaya untuk membuat Pencak Silat dikenal dalam skala internasional yang lebih besar.

"Menentukan dimasukkannya Pencak Silat dalam daftar ICH UNESCO bukanlah tujuan akhir, tetapi ini adalah langkah pertama bagi kami untuk memberikan lebih banyak memperhatikan kelestarian dan pengembangan Pencak Silat, "katanya.

(DED)

(tagsToTranslate) UNESCO (t) Pencak Silat (t) Jakarta


Source link

Check Also

1.084 Covid-19 pasien dirawat di 35 rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah

Warta.top – Manajer Pusat Muhammadiyah membentuk kelompok kerja penanggulangan penyakit virus Corona pada 5 Maret …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *