Home / peristiwa / Unjuk rasa menentang UU Cipta Karya di Damai Palembang, DPRK Sumsel mengirim mahasiswa ke Jakarta

Unjuk rasa menentang UU Cipta Karya di Damai Palembang, DPRK Sumsel mengirim mahasiswa ke Jakarta

Warta.top – Ratusan mahasiswa yang berdemonstrasi menentang omnibus law penciptaan lapangan kerja di Palembang berakhir tertib. Sejumlah anggota DPRD asal Sumatera Selatan menerima massa dan bersedia memfasilitasi perwakilan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya kepada Jakarta.

Salah satu tuntutan mahasiswa adalah menyampaikan aspirasinya secara langsung ke Jakarta. Permintaan mahasiswa tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Sekretariat DPRD Sumsel dan ditandatangani oleh Presiden DPRD Sumsel RA Anita Noerighati dihadapan massa.

Humas Aliansi Mahasiswa Sumsel Andi Leo mengatakan, pihaknya mendesak DPRD Sumsel membantu mahasiswa menyuarakan aspirasinya untuk menolak UU Cipta Kerja Jakarta. Mereka menuntut agar hukum diberlakukan.

“Kami minta omnibus law dibatalkan, kami tolak,” kata Andi dalam sambutannya, Senin (10/12).

Usai dua jam protes, massa disambut sejumlah anggota DPRD asal Sumatera Selatan yang dipimpin langsung oleh RA Anita Noeringhati.
Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan, pihaknya siap membantu mahasiswa menyampaikan aspirasinya langsung ke DPR. Pengiriman pelajar ke Jakarta bukanlah yang pertama kali terjadi, seperti saat mereka masih mengerjakan proyek tahun lalu.

“Tentu kami terima, kami fasilitasi keinginan mereka. Kami bantu mereka menyampaikan aspirasinya,” kata Anita.

Hanya saja, kata dia, pemberangkatan perwakilan mahasiswa asal Sumsel tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, anggota DPR RI sedang berlibur dan menunggu kepulangannya bekerja.

“Wewenang kita terbatas. Kita tidak bisa mengatur DPR RI, kita tidak bisa melemahkan DPR RI, hanya berkoordinasi. Setelah jeda kita koordinasikan kapan bisa menerima perwakilan mahasiswa dari Sumatera Selatan,” a- dia berkata.

Pertemuan mahasiswa dan anggota DPR RI itu memakan waktu sedikitnya sebulan. Hal tersebut berdasarkan pengalamannya saat mengirimkan perwakilan mahasiswa ke Jakarta beberapa waktu lalu.

“Seperti kali ini, paling tidak sebulan karena mencari orang yang bisa menerima, tidak sekedar kirim surat ke sekretariat,” pungkasnya. [lia]

.


Source link

Check Also

Diduga dirampok, seorang tukang ojek yang antri di Medan ditusuk seorang penumpang

Warta.top – Seorang tukang ojek antrean (ojol) di Medan tewas setelah ditikam penumpang pada Sabtu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *