Home / peristiwa / Tren Covid-19 masih tinggi, Bali resmi menunda pembelajaran tatap muka

Tren Covid-19 masih tinggi, Bali resmi menunda pembelajaran tatap muka

Warta.top – Pembelajaran tatap muka yang diharapkan terlaksana pada Januari 2021, secara resmi ditunda oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali (Disdikpora).

Penundaan itu dilakukan karena semakin banyaknya kasus Covid-19 di pulau Bali dan diperkirakan penundaan itu hingga Maret 2021.

“Iya ditunda. Karena tren perkembangan Covid-19 meningkat. Sekitar bulan Maret, karena arahan pusat, kewenangan juga diberikan kepada pemerintah provinsi, daerah, dan kota. Kita juga punya kewenangan. Ya, SMA, SMK dan SLB ada di provinsi tapi zonal atau regional itu milik pemerintah kabupaten kota ”, kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi di Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, dihubungi Senin (4/1).

Namun, pihaknya menjelaskan penundaan juga tergantung kondisi. Jika keadaan Covid-19 pada trimester pertama pembelajaran sudah mulai menurun, tentu akan dinilai.

“Kalau pasti kita tunda paling cepat tiap triwulan. Kalau sebelumnya mungkin ada perubahan mendadak dalam satu atau dua bulan, trennya tiba-tiba turun, tentu akan kita nilai. Tapi kalau (naik), Setiap triwulan tentu akan kami evaluasi, ”imbuhnya. .

Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh kepala sekolah di 9 kabupaten dan kota di Bali untuk menghormati kebijakan kepala daerah.

“Kepada kepala sekolah, agar dihormati apapun kebijakan bupati dan walikota setempat. Yang dengan berbagai pertimbangan dalam hal ini mengedepankan kesehatan dan keselamatan siswa. Ini harus dihormati dan diupayakan secara online.” , jelasnya.

Ia juga mengatakan, karena pembelajaran tatap muka ditunda, pembelajaran akan tetap menggunakan mekanisme online. “Masih online di 9 daerah dan kota itu hasil koordinasi dengan kepala dinas pendidikan,” terangnya.

Ia berharap kepala sekolah, panitia, orang tua dan siswa bersabar untuk sementara waktu melakukan pembelajaran tatap muka karena mengingat keadaan yang belum memungkinkan.

“Ayo terus online. Tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangannya, kami berharap para siswa tetap aman dan sehat serta transfer ilmu terus berlanjut sesuai program pendidikan,” kata Boy. [rhm]

.


Source link

Check Also

Pengurus Dukcapil segera melengkapi seluruh dokumen untuk 24 korban Sriwijaya SJ182

Warta.top – Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polri mengidentifikasi 24 jenazah korban kecelakaan Sriwijaya Air …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *