Home / peristiwa / Tinggal di rumah, para remaja menjual kekasihnya yang di bawah umur untuk biaya hidup

Tinggal di rumah, para remaja menjual kekasihnya yang di bawah umur untuk biaya hidup

Warta.top – Seorang remaja dari kota Pematang Siantar di Sumatera Utara menghasilkan uang dengan menjual pacarnya yang juga di bawah umur. Tindakannya ketahuan setelah terlibat keributan dengan alu yang menghadang mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang bocah berinisial ARA (17) menjual alu pacarnya (15). Keduanya telah berpacaran selama 3 bulan setelah kenalan mereka meninggal Facebook.

Pasangan itu juga sudah dua bulan tinggal di sebuah kos di Kecamatan Siantar Martoba, Pematang Siantar. Keduanya diketahui berasal dari keluarga yang berantakan. Orang tua ARA berada di Berastagi Karo, sedangkan keluarga RA tinggal di Tanah Jawa, Simalungun.

Untuk membiayai hidup mereka, ARA menjual RA ke alu menggunakan aplikasi MiChat. Rekan ditawari sekitar 300.000 rupee untuk kencan.

Aksi ARA terungkap saat mereka merawat dengan alu di Simpang Kerang, Desa Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Pematang Siantar pada Sabtu malam (5/9) malam. Tidak diketahui kenapa, mereka terlibat kerusuhan saat negosiasi harga. “Warga sudah mendengar rencana penjualan perempuan ini dan sudah mengamankan pelakunya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pematangsiantar AKP Edi Sukamto (7/9), Senin.

Warga langsung menilai ARA. Aparat Polres Siantar Martoba yang menerima informasi tersebut langsung mengamankan ARA dan RA. Selama ini, alu yang menggunakan jasanya lolos. “Kami selalu meneliti ponsel yang mereka gunakan untuk bertransaksi,” jelas Edi.

ARA dan RA diketahui melakukan hubungan seks berkali-kali, seperti pasangan suami istri. Sementara itu, RA mengaku setidaknya sudah 9 kali dijual kepada lelaki hidung belang. Hasilnya digunakan untuk kehidupan sehari-hari, berupa makan dan pembayaran pensiun. “Soal fashion, korbannya selingkuh dulu dengan lawan jenis,” kata Edi.

Kasus ini sedang ditangani oleh Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Medan. Mereka masih menyelidiki dugaan perdagangan manusia ARA terhadap kekasihnya. Sejauh ini, pemuda tersebut menjadi subjek artikel tentang pelecehan seksual terhadap anak.

“Kami menggunakan Pasal 81 dan Pasal 82 dan 83 UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun,” pungkas Edi. [ded]

.


Source link

Check Also

Sanksi Pemerintah Kota Bandung ASN Gelar Karaoke

Warta.top – Pemerintah Kota Bandung memanggil Lurah Cigondewah Kidul atas tuduhan sejumlah pejabat negara (ASN) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *