Home / peristiwa / Takut ditangkap setelah melukai suami Siri, IRT Prabumulih mengajukan laporan palsu

Takut ditangkap setelah melukai suami Siri, IRT Prabumulih mengajukan laporan palsu

Warta.top – Ibu Rumah Tangga Anita Mutiara (19) ditangkap polisi kasus penganiayaan dan misrepresentasi. Korban tak lain adalah suaminya, Febriansyah (22).

Penangkapan itu adalah hasil dari penulis sendiri. Warga Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih, Sumatera Selatan, sebelumnya datang ke kantor polisi untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dialami dirinya dan suaminya.

Saat itu, pelaku mengaku didatangi dua orang tak dikenal di gedung olahraga di jalan lingkar timur Desa Sukaraja, Prabumulih pada Selasa sore, 13 Oktober 2018. Keduanya marah karena tak terima Anita dan suaminya ribut di jalanan.

Dua pelaku kemudian memukuli suami hingga luka robek di bahu kiri. Mereka melarikan diri dengan sepeda motor. Selama ini, korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan, penyidik ​​menemukan banyak kejanggalan dalam pengakuan Anita. Alhasil, yang terungkap yang melukai korban adalah pelapor itu sendiri atau Anita.

Penulis mengaku seolah-olah dia dan suaminya diserang oleh orang asing. Ternyata penulis sendiri telah menganiaya suaminya, dia sengaja membuat laporan palsu karena takut ditangkap. Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya mengatakan, Rabu (14/10).

Ia menjelaskan, pelaku mengaku sebagai istri korban dan hubungan keluarganya tidak harmonis. Pelaku menjemput korban dari tempat kerjanya dengan menggunakan sepeda motor dan terjadi pertengkaran karena pelaku menuduh suaminya selingkuh dan enggan bertemu dengannya lagi.

“Pelaku marah, dia mengambil pisau dari tas lalu memotong bahu kiri korban, lukanya cukup besar,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, pelaku membawa suaminya ke rumah sakit. Kemudian dia kembali ke TKP untuk mengambil pisaunya dan membuangnya. Pelaku juga berganti pakaian di rumah keluarga dan juga membuangnya.

“Setelah itu, dia melapor ke polisi. Dia berusaha menghapus semua barang bukti,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka Anita dikenakan pasal 351 ayat (2) tentang penganiayaan berat dan pemberitaan pasal palsu dengan ancaman hukuman penjara hingga lima tahun. Barang bukti dikumpulkan dengan pemotong dan sepotong pakaian milik tersangka. [rhm]

.


Source link

Check Also

KPK Mengaudit CFO PT Waskita Karya Terkait Suap Proyek Fiktif

Warta.top – CFO PT Waskita Karya Haris Gunawan diwawancarai oleh tim penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *