Home / peristiwa / Sukses gerakan Ayo Haji Muda, anak usia 6 tahun sudah bisa mendaftar haji

Sukses gerakan Ayo Haji Muda, anak usia 6 tahun sudah bisa mendaftar haji

Warta.top – Gerakan “Ayo Haji Muda” yang diambil alih Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bertransformasi menjadi tiga segmen pada 2021. Sebelumnya, pada 2018 hanya ada satu segmen, yakni kaum muda. Haji.

Iskandar Zulkarnain, anggota Badan Pelaksana BPKH, menjelaskan tiga segmen tersebut. Yang pertama adalah haji di usia muda, haji di usia muda, dan haji untuk eksekutif. Pada haji anak usia dini, usia minimum untuk mendaftar haji adalah enam tahun.

“Yang pertama Haji Usia Dini, mulai usia 6 tahun sudah bisa mendaftar. Usia 12 tahun sudah bisa mendaftar,” kata Iskandar dalam jumpa pers BPKH, Rabu 13/1.

Berikutnya ada Haji Muda, segmennya pelajar SMA, mahasiswa atau karyawan baru. Terakhir, Eksekutif Haji. Segmen tersebut terdiri dari orang tua yang sudah mapan tetapi tidak ingin mendaftar haji sampai mereka berusia 40 tahun ke atas.

Segmen eksekutif ini akan bertanggung jawab untuk mendaftar haji khusus dengan antrian hanya 5 tahun, bukan waktu tunggu puluhan hingga puluhan tahun.

Segmen kedua adalah haji muda itu sendiri, sekarang segmen ketiga, yaitu orang-orang yang baru saja melaksanakan, yang baru ingat atau yang baru bangun di usia 45 tahun. Kami arahkan ke a Haji istimewa karena kemampuannya tentu lebih dari biasanya, ”kata Iskandar.

Iskandar kemudian menjelaskan dasar-dasar mentransformasikan tiga segmen gerakan haji muda. Dasarnya adalah menyelaraskan Fatwa MUI pada Musyawarah Nasional ke-10 dengan Panitia Komisi VIII DPR RI.

“MUI sudah mengeluarkan 3 fatwa. Yang pertama tentang pencatatan haji dini. Kedua, fatwa tentang pembayaran setoran awal haji dengan hutang atau pembiayaan, tapi syaratnya bisa dilunasi. Ketiga, bagi masyarakat yang bisa haji, tidak bisa ditunda, ”ujarnya.

“Jadi selaras, antara Komite VIII KPU DPR dengan Fatwa MUI,” kata Iskandar.

Iskandar yakin transformasi ketiga segmen tersebut dapat menyukseskan gerakan Ayo Haji Muda. Selain itu, kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) juga membuat BPKH semakin yakin bahwa program gerakan Ayo Haji Muda bisa lebih efektif di tahun 2021.

Iskandar mengatakan ketiga bank syariah milik negara tersebut memiliki lebih dari 50% dana kelolaan yang ditempatkan di bank syariah.

“Kami berharap kinerja bank hasil penggabungan lebih baik. Koordinasi lebih mudah, produk lebih kreatif. Apalagi untuk mendukung gerakan Haji Muda,” kata Iskandar.

“Dengan mergernya ketiga bank tersebut tentunya akan meningkatkan pelayanan bagi para milenial yang akan menunaikan ibadah haji,” lanjut Iskandar.

Seperti diketahui, Bank Syariah Indonesia (BRIS) merupakan nama baru PT Bank BRIsyariah Tbk, sebagai bank penerima. Proses merger melibatkan BRIsyariah, BNI Syariah dan Mandiri Syariah

BRIS akan mulai berlaku pada 1 Februari 2021. Bank ini diperkirakan memiliki total aset Rp 214,6 triliun dengan modal dasar lebih dari Rp 20,4 triliun. [bal]

.


Source link

Check Also

BMKG mengimbau masyarakat dan pimpinan ekspedisi mewaspadai gelombang tinggi pada 18-20 Januari

Warta.top – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat dan aparat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *