Home / peristiwa / Seorang sopir taksi online Penusuk mengaku disahkan karena utang bengkok 1,5 juta rupee

Seorang sopir taksi online Penusuk mengaku disahkan karena utang bengkok 1,5 juta rupee

Warta.top – Polisi menangkap salah satu dari dua pelaku perampokan dan penganiayaan terhadap supir taksi online di Palembang. Penulis, Marmada Saputra Jaya alias Yayang (21), mengatakan ilegal membayar 1,5 juta rupee dalam utang.

Untuk polisi, tersangka mengklaim bahwa dia tidak punya cara lain untuk mendapatkan uang untuk melunasi hutang yang selalu ditagih temannya. Dia juga mengundang BS (DPO) untuk melakukan pelanggaran yang dapat ditebak dengan mencuri seorang sopir taksi online.

"Jika saya mendapatkan mobil, saya akan dapat membayar hutang 1,5 juta rupee," kata tersangka Marmada di Mapolrestabes Palembang, Selasa (12/11).

Dia mengatakan mobil itu adalah targetnya dan pengemudi harus dibunuh untuk menghilangkan jejak. Mereka juga meminjam ponsel seseorang dengan aplikasi pemesanan taksi online.

"Kami meminta untuk ditangkap di koridor Garuda II dan dikawal ke Way Hitam, secara tidak sengaja di tengah malam karena dia sudah diam," katanya.

Ketika mobil korban tiba, tersangka langsung duduk di bangku di sebelah pengemudi, sementara temannya duduk di tengah. Mereka menyiapkan pisau untuk membunuh korban.

1 dari 2 halaman

Korban membom 27 Prick

Begitu mendekati gawang, tersangka duduk di kursi belakang. Pada saat itu, mereka menghujani korban dengan 27 pisau.

Namun, penerbangan gagal karena korban menjerit dan turun dari mobil. Kedua pelaku segera melarikan diri tanpa memulihkan elemen yang diharapkan.

"Aku langsung pulang untuk melarikan diri, lagi pembersihan datang polisi, "katanya.

2 halaman di 2

BS menjadi buron

Komisaris Pemulihan Polemba Kasrestreskrim, Yon Edi Winara, mengatakan BS telah ditunjuk sebagai DPO. Cepat atau lambat, pelakunya akan ditangkap dan ultimatum akan dipecat ketika mereka melawan.

"Para petugas masih di tanah mencari BS, kami didakwa sesegera mungkin," katanya.

Nova Hadinata (37) kritis setelah ditikam oleh dua penumpang pada Senin (11/11) pukul 23.20 WIB. Peristiwa dimulai dengan penggunaan oleh korban mobil abu-abu Calya BG 1430 EG untuk memulihkan kedua pelaku di Lorong Garuda, 7 Ulu, Palembang. Mereka minta dibawa ke Jalan Tanah Merah III, Kelurahan Way Itam, Pakjo dan Palembang.

Begitu hampir tiba di tempat tujuan, kedua penyerang segera menikam senjata tajam mereka di tubuh korban. Akibatnya, korban menderita 27 luka tusuk dan dikritik di rumah sakit. Mayoritas korban ada di kepala, leher dan bahu.

Kemudian korban keluar dari mobilnya dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengarnya segera mengevakuasi korban Rumah Sakit Siti Khodijah di Palembang. Sementara kedua penulis langsung melarikan diri dengan tangan kosong.

Kurang dari enam jam setelah menerima laporan, polisi Satreskrim Palembang menangkap salah satu tersangka, bernama Marmada Saputra Jaya alias Yayang (21) di rumahnya di Lemabang, distrik Ilir Timur II, di Palembang. Dia bermaksud untuk melarikan diri karena dia telah menyiapkan persediaan pakaian.

(Radius)

(tagsToTranslate) Pencurian (t) Palembang


Source link

Check Also

Bupati Jeep Rubicon Karanganyar mencontohkan, ini adalah aturan resmi pembelian mobil

Warta.top – Pemerintah Karanganyar telah menganggarkan Rs 2,1 miliar untuk pembelian mobil resmi baru untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *